Category Archives: Uncategorized

Bait Pembobol Neraka

Standard

华严经寿经之破地狱偈
(Bait yang membebaskan diri dari neraka, Sutra Avatamsaka)

若人欲了知,
三世一切佛,
应观法界性,
一切唯心造。

– 觉林菩萨
《华严经》升夜摩天宫品第十九

Verse For Breaking Free From Hell [1]

If [a] person desires [to] understand fully,
[the] three periods’ [i.e. past, present and future (teachings of)] all Buddhas,
[one] should contemplate [the] Dharma realm’s [i.e. universe] nature,
[to realise that] everything [is] only [by the] mind created.

– Forest [Of] Awakening Bodhisattva
(Flower Adornment [Avataṃsaka] Sūtra:
Chapter 19 [On] Ascent [To] Yama Heaven Palace)

Asal muasal bait di atas, dicatat dalam “Catatan Cermin Esensial” 《宗镜录》oleh Patriak ke-6 Tradisi Tanah Murni, Guru Besar Yongming (净土宗六祖永明大师), ada disebutkan seorang lelaki bernama Wang Minggan (王明干) di zaman dinasti Song, yang menjadi seorang bhiksu bernama Sēngjùn (僧俊). Tetapi dia tidak berlatih menjalankan sila ataupun menghimpun kebajikan, dan dia meninggal dunia karena sakit.

Tiga hari kemudian, dia secara ajaib bangkit kembali, sambil menangis penuh penyesalan. Dia mengatakan bahwa ketika menjelang ajalnya, dua petugas neraka menangkapnya dan menuntut nyawanya. Dia dibawa ke neraka, dan di gerbangnya, dia bertemu seorang bhiksu yang mengaku dirinya adalah Bodhisattva Ksitigarbha (地藏菩萨), dan Bodhisattva mengatakan bahwa ketika [ Sēngjùn] berada di Jingcheng, dia pernah membuat citra Bodhisattva Ksitigarbha. Walaupun Sēngjùn tidak bersujud ataupun memberi persembahan pada citra tersebut, dia akan mendapatkan balasan untuk satu pahala ini.

Bodhisattva Ksitigarbha kemudian mengajarkan sebuah bait, dan berkata: ‘jika dia mampu mengulang atau mendengar bait ini, maka dia akan mampu terbebas dari penderitaan neraka’ (诵得此偈,能破地狱之苦.) ‘Dapat menutup pintu neraka, dan membuka jalan menuju Tanah Murni’ (能闭地狱门,能开净土道) [jika diikuti dengan ingatan pada Buddha Amitabha]. Setelah mengatakan ini, Bodhisattva Ksitigarbha menghilang.

Ketika bhiksu Sēngjùn masuk ke dalam kota neraka dan bertemu Raja Yama, dia ditanya apa pahala yang dia punya (karena dia telah bertemu dharma semasa hidupnya). Dia menjawab bahwa dia ‘hanya mempunyai satu bait empat baris, dan mendaraskannya:

“Jika seseorang berharap untuk memahami sepenuhnya,
Ajaran semua Buddha dari tiga masa (sekarang, lampau, dan mendatang)
Seseorang seharusnya merenungkan sifat hakiki alam semesta,
Sadarilah bahwa semua fenomena diciptakan oleh pikiran. ”

Raja Yama kemudian membebaskannya. “Ketika melafalkan bait ini, ketika ada yang mendengar , mereka yang mengalami penderitaan semua mencapai pembebasan dari penderitaan neraka. “ (诵此偈时,当声至处,受苦之人,皆得解脱。)

Raja Yama dengan tergesa-gesa menyuruhnya untuk berhenti melafal [ karena makhluk neraka lain tidak pantas secara karma menerima ajaran tersebut], dan mengirimnya kembali ke alam manusia. Di kemudian hari, ketika dia memeriksa bait ini, dia menemukan bahwa bait ini berasal dari Sutra Avatamsaka. Setelahnya, dia menyampaikan hal ini kepada Guru Dharma Sēngdìng (僧定) di Vihara Kōngguān, dan kepada seluruh bhiksu yang hadir, dan semua yang mendengar membangkitkan aspirasi untuk meyakini sutra tersebut.

Bait ini bekerja sesuai dengan yang diajarkan, karena membuat para makhluk neraka yang putus-asa, yang tidak tahu jalan keluar, untuk merenungkan dan menyadari bahwa penderitaan karma mereka yang sangat berat diciptakan dan dipertahankan oleh pikiran mereka sendiri. Setelah mengetahui, mereka mampu dengan tulus menyesal, yang membersihkan karma negatif penyebab penderitaan, dan menciptakan karma positif untuk membebaskan diri dari neraka. Maka bait ini dinamai ‘Bait Pembobol Neraka’

Ringkasan “Sutra Tumimbal Lahir Di Enam Alam”

Standard

Ringkasan “Sutra Tumimbal Lahir Di Enam Alam”
作者: 海濤法師, Dibuat oleh Ven Master Hai Thau.

貪嗔癡三毒心不息,六道輪回無法停止。
Keserakahan, kebencian dan kebodohan tiga racun hati tidak istirahat/lenyap, akan berputar di enam alam dalam siklus tumimbal lahir yang tidak bisa berhenti.

1.養動物並殺來賣,當墮等活地獄,壽命百千歲,常受刀殺杖打,死而復生。不停受相同苦報。Memelihara binatang lalu dibunuh untuk dijual, akan terjatuh di neraka Ten Huo, usia disana ratusan ribu tahun, senantiasa menerima balasan pembunuhan dengan pisau dan dipukul dengan tongkat, sesudah mati kemudian hidup lagi, tidak pernah berhenti menerima balasan derita yang sama.

2. 妄語欺騙父母朋友,當墮黑線地獄,黑線鋸身如人間鋸木的苦報。
Berdusta dan menipu ayah ibu dan teman, akan terjatuh ke neraka Hei Chien, di neraka Hei Chien menggeraji tubuh bagaikan di dunia manusia menggeraji kayu punya balasan derita.

3. 放火燒山林而燒害眾生,當墮炎熱地獄,遍地火焰,苦叫聲不絕,兩眼看不見的苦報。Menyalakan api membakar gunung dan hutan yang menyebabkan mencelaka para makhluk, akan terjatuh ke neraka Yen Yen Je, yang seluruh tanahnya apai membakar, suara teriakan derita tidak putus, dua bola mata tidak melihat untuk menerima balasan derita.

4. 誹謗正法令人生熱惱,墮極炎熱地獄,不停的受大火燒逼的苦報。
Memfitnah Dharma Benar sehingga kehidupan manusia menjadi panas dan galau, kelak terjatuh neraka api yang sangat panas, (Ci Yen Je) tidak berhenti menerima api besar dan dahsyat yang membakar meneriama balasan derita.

5. 殺害無數各種動物,當墮眾合地獄,受種種嚴刑拷打,死而復生,不停受相同苦報。Membunuh dan melukai bermacam-macam jenis binatang yang tidak terhitung banyaknya, kelak terjatuh di neraka Cung He, menerima siksaan bermacam-macam hukuman pembunuhan dan pukulan, setelah mati hidup lagi, tidak berhenti menerima karma balasan derita yang sesuai perbuatannya.

6. 誹謗挑撥離間,當墮號叫地獄,猛火燒不停而常痛苦大叫。Memfitnah, menghasut menabur perselisihan, kelak terjatuh ke neraka menjerit (Hao Ciau), di bakar oleh Api membara sengit, tidak pernah berhenti dan senantiasa berteriak sakit derita.

7. 偷三寶和貧窮人財物,墮大號叫地獄,猛火更大,痛苦叫聲更大。Mencuri barang-barang Triratna (Buddha, Dharma dan Sangha) juga kepunyaan orang miskin, kelak terjatuh ke neraka Teriakan besar Ta Hao Ciao, terbakar oleh api sengit yang besar, senantiasa meresakan sakit dan berteriak keras.

8. 殺父母及有德賢人,定墮無間地獄,烈火兇猛,痛徹骨髓,長期受苦無暫停。Membunuh Ayah Ibu dan orang-orang yang memiliki kebajikan/pahala dan berbudi luhur, pasti terjatuh ke neraka Avici, terbakar oleh api yang sangat dasyat dan sengit, merasakan sakitnya sampai ketulang sumsum, selamanya menerima derita tiada pernah berhenti.

9. 結冤互相鬥爭殘殺,死墮銅爪地獄,鋒利銅爪刀杖,不停砍刺身體。
Menciptakan permusuhan, saling bertarung, melawan dan membunuh, setelah mati masuk ke neraka Thung Zhao (cakar tembaga), disiksa oleh tajamnya cakar, pisau dan tebu, tidak berhenti menusuk dan memotong tubuhnya.

10. 強暴婦女,死後墮鐵刺地獄,鐵刺表十六指,削肉而穿骨,被焰牙大鐵女,從頭吃到腳。Melakukan kekerasan/menyiksa terhadap kaum perempuan, setelah mati terjatuh ke neraka duri besi thie ci, duri besi sebesar 16 jari, daging dipotong hanya tinggal kenakan tulang saja, dikoyak oleh gigi yang menyala oleh wanita besi yang besar, dari kepala di makan sampai ke kaki.

11. 陰謀害人,墮劍葉林地獄,被鐵狗鵝鷲,追殺搶食。
Berkonspirasi mecelakakan orang, kelak terjatuh ke neraka hutan daun Ye Lim, dikejar, dibunuh, saling merampas dan dimakan oleh anjing besi,angsa buzzard.
12. 搶奪財物,墮地獄常吞熟鐵丸和銅針。
Merebut harta benda orang lain, setelah mati ke neraka yang senantiasa menelan pil besi panas dan jarum besi. (neraka thie wan, thung zhen)

13. 無緣無故害眾生,當墮鐵鷹地獄,長期被利爪搏擊。
Tanpa alasan menyiksa para makhluk, kelak terjatuh ke neraka burung elang besi (neraka thie ying), waktunya lama mengalami cakaran tajam, dipukul dan dikoyak.

14. 愛殺水生動物,常墮镕銅地獄,被火燒煮。
Senang membunuh makhluk-makhluk yang hidup di air, senantiasa terjatuh terjatuh ke neraka Rong Tung, dimasak dan bakar api.

15. 自贊毀他,掩飾排斥他人善行,墮鐵磨地獄。
Memuji diri sendiri, menghancurkan nama baik orang lain, selain itu juga merusak dan menjegal kebaikan orang lain, kelak terjatuh ke neraka Thie Mo (pengasahan besi).

16. 若有人說邪法,破壞橋梁,路上放利刀而強逼人行走,或是以指甲殺蚤虱,墮二羺頭山地獄,相擊死復生,不停受苦。 Bilamana ada orang yang membicarakan/membabarkan ‘dharma sesat’, merusak jembatan, dijalanan meletakkan pisau tajam dan memaksa dan menekan orang yang sedang berjalan, atau dengan kuku tangan membunuh kutu-kutu, kelak terjatuh ke neraka Ol NouThou San, saling memukul sampai mati kemudian hidup lagi, tidak berhenti menerima derita.

17. 出家而不守戒,墮煻煨地獄,肢體皆消爛。
Menjadi Sramana tetapi tidak melaksanakan sila, kelak terjatuh ke neraka mendidih dan membara,anggota tubuhnya sampai lenyap atau busuk.

18. 假威儀以邪法謀生,墮屍糞地獄,為蛆蟲(口匝)食。
Dengan kepalsuan wibawa/martabat gunakan dharma sesat (ilmu jahat) untuk mendapatkan nafkah, kelak terjatuh ke neraka mayat tinja, menjadi makanan belatung.

19. 看見五谷有蟲不檢出而研磨殺生,墮鐵碓地獄,常被舂搗。
Melihat di dalam lima jenis biji-bijian ada kutu, tidak diperiksa dan di ke laurkan tetapi digiling dan dibunuh, kelak terjatuh ke neraka besi palu thie dui, senantiasa di Pukul/di gebukin.

20. 不喜布施又盜眾人飲食,墮大(嬰)鬼,吃糞為生。
Tidak senang berdana, malah mencuri makanan orang banyak, kelak terjatuh menjadi setan besar, atau setan anak, memakan kotoran tinja untuk kelangsung hidupnya.

21. 吝嗇又阻礙別人布施,墮針口鬼,腹大常饑渴。 Sendiri pelit dan kikir tetapi merintangan orang lain berdana, kelak terjatuh ke alam setan kelaparan yang memiliki lobang mulut sebesar jarum, tetapi perutnya besar, senantiasa mengalami derita lapar dan haus.

22. 吝惜財物,舍不得用也不布施,墮匱乏鬼。
Kemelekatan terhadap harta benda , tidak ikhlas gunakan juga tidak mau berdana, kelak terjatuh di alam setan serba kekurangan/ papa miskin.

23. 貪別人施惠,自己少量布施就後悔,墮下劣鬼,吃痰為生。
Serakah orang punya dana, sendiri sedikit berdana kemudian merasa menyesal, kelak terjatuh ke alam setan rendah/hina, memakan kotoran dahak untuk kelangsungan hidupnya.

24. 喜歡聽別人過失,並加惡語再宣傳,墮焰口鬼。
Senang mendengarkan kesalahan maupun kekurangan orang lain, malah ditambah ucapan buruk dan disebarkan, kelak terjatuh ke alam setan yang bermulut api.

25. 喜歡鬥爭,無慈悲心,墮疲極鬼,吃蠕蟲為生。
Senang bertengkar, tiada hati yang memiliki cinta kasih dan belas kasih kelak terjatuh ke alam setan sangat lelah, memakan kutu, untuk kelangsungan hidupnya.

26. 恐嚇取財,即使也少量布施,墮極醜鬼中,見者害怕。
Menakut-nakuti untuk mendapatkan harta, juga hanya berdana sedikit, kelak terjatuh di ditengah-tengah alam setan berwajah sangat jelek, siapapun yang melihat jadi takut.

27. 好殺動物請客飲酒作樂,墮羅剎鬼。
Senang membunuh binatang untuk mengundang tamu minum arak yang menjadi kebahagiaannya, terjatuh ke alam setan raksasa.

28. 貪取別人供養的香花,死墮尋香鬼。
Serakah dan mengambil orang lain punya dana bunga wangi, setelah mati terjatuh ke alam setan pencari wewangian.

29. 別人有事請求幫忙,不高興又收人錢財,死作猛惡鬼。
Orang lain ada urusan memohon bantuannya, dengan hati tidak senang juga menerima orang harta dan uang, setelah mati menjadi setan yang sengit dan buruk.

30. 作媒人後又懷惡使離婚,死作步多鬼。
Menjadi pencari jodoh, kemudian berniat jahat membuat perceraian, setelah mati menjadi setan multi langkah.

31. 若人好飲酒,過量又顛酗,或勸人也酗酒,死作藥叉鬼。
Bilamana orang suka minuman keras/alcohol, melampaui batas juga mabok kacau, atau menganjurkan orang juga minum sampai mabok, setelah mati menjadi setan yacha.

32. 違背父母師長期望,死生藥水宮。
Melawan /bertolak belakang dengan harapan orang tua dan guru, setelah mati jadi setan penghuni di bagian air obat.

33. 勇猛兇暴和慳貪,常生餓鬼。
Pemberani, beringas suka dengan kekerasan dan kikir, senantiasa di lahirkan jadi setan kelaparan.

人、天、三惡道,唯自能救拔,六道輪回如夢境如演戲,受地獄苦盡,或生於天中,福享盡可能墮入畜生,後來得生人間,貧窮困苦。

Manusia, dewa, tiga alam celaka (alam neraka, alam setan kelaparan, dan alam binatang), hanya sendiri yang mampu menolong dan membebaskan, enam alam di tumimbal lahir bagaikan mimpi kondisi, bagaikan sandiwara, setelah habis menerima penderitaan di neraka, atau di lahirkan di alam dewa, setelah habis menikmati kesenangan hidup bisa saja terjatuh dan masuk ke alam binatang, setelah itu di lahirkan di alam manusia menerima derita miskin dan sulit.

34. 人多殺生則多病短命,被鬼附身和受牢獄之災。
Orang yang banyak membunuh sehingga berakibat tubuhnya banyak sakit dan usia kehidupannya pendek, juga tubuhnya dirasuki setan dan menerima bencana di penjara.

35. 若人勤求錢財而沒有布施心,死做守財鬼。
Bilamana orang yang rajin mencari uang dan harta, tetapi tidak ada hati mau berdana, setelah mati menjadi setan penjaga harta.

36. 若人偷財物,也能布施,死後墮鬼,隨得隨散失。
Bilamana orang mencuri harta benda, namun bisa berdana, setelah mati terjatuh di alam setan,akibatnya kondisi yang diinginkan bisa didapat juga bisa tercerai dan hilang.

37. 若人能布施,當獲財富,不破人侵損。
Orang yang bisa berdana akan peroleh kemakmuran, tidak menjadi orang penghancur, invasif dan perusak.

38. 若人廣布施,得上妙飲食,所欲皆如意。
Orang yang berdana banyak, peroleh minuman dan makanan mewah lezat, segala keinginan akan diperoleh sesuai harapan.

39.自贊毀他,掩飾排斥他人善行,墮鐵磨地獄。
Memuji diri sendiri, menghancurkan nama baik orang lain, selain itu juga merusak dan menjegal kebaikan orang lain, kelak terjatuh ke neraka Thie Mo (pengasahan besi).

40. 若人布施衣服,得長相端嚴。
Bilamana orang berdana pakaian, peroleh tubuh tinggi dan rupawan.
41. 若人造寺和布施,得住家莊嚴,五欲具足。
Bilamana orang membangun vihara dan berdana, peroleh rumah mewah yang indah, memiliki lima berkah keberuntungan berupa ketenaran, keuntungan, kemakmuran, kenikmatan, pelayanan.

42. 若人建橋捐車,感得最好交通工具。
Bilamana orang membangun jembatan, menyumbang kendaraan, peroleh kendaraan yang terbaik.

43. 若人在曠野,布施池井泉流,將來生處無幹渴熱惱。
Bilamana orang di gurun, dapat berdana danau, sumur sumber air yang mengalir, kelak tidak dilahirkan ditempat tandus, kering, haus, panas yang membuat galau.

44.若人布施經教和世俗善書,感博學大智。
Bilamana orang berdana sutra, buku ajaran, dan buku-buku kebajikan duniawi, kelak menjadi terpelajar peroleh maha kebijaksanaan.

45. 若人布施醫藥和無畏,得安樂離恐怖。
Bilamana orang berdana pengobatan, obat dan nasehat,kelak peroleh keselamatan, ketentraman tiada kekhawatiran/ketakutan.

46. 布施燈明,得眼常清凈。
Berdana pelita penerangan, kelak peroleh mata penglihatan senantiasa jernih terang.

47. 布施音樂,得音聲美妙。
Berdana music (termasuk nyanyian/pujian) kelak peroleh suara yang indah dan menakjubkan.

48. 布施臥具,得安穩快樂。
Berdana tempat tidur, kelak peroleh tidur tentram nyenyak, dan kegembiraan.

49. 布施僮仆,得隨從服侍。
Berdana kepada pegawai/pekerja, kelak peroleh pelayan yang sesuai dan setia.

50、布施乳牛,得健康長壽。
Berdana susu sapikelak peroleh kesehatan dan berusia panjang.

51.布施良田,得倉庫充滿。
Berdana sebuah ladang yang subur/ baik, kelak peroleh gudang yang penuh. (bahan makanan/kebutuhan lain)

52. 布施時,若心存想得到別人贊譽,或求現世富貴,或來世生天享樂,獲福極微少。Saat berdana bilamana menyimpan pikiran yang keinginanperoelh pujian dari orang lain, atau sekarang memohon kemakmuran dan kemuliaan, atau kehidupan yang akan datang terlahir di alam dewa menikmati kesenangan, perbuatan begini peroleh pahala rejeki yang sangat sedikit.

53. 若喜歡幫助別人,不惜自己身命,常懷悲湣心,聖果不難得。
Bilamana senang membantu orang lain, tidak menyayangi nyawanya sendiri, senantiasa hatinya penuh welas asih peduli, kelak peroleh buah kesucian tidaklah sulit.

54. 若能布施乞求者,今生歡喜,感得事事如意。
Bilamana dapat berdana kepada pengemis yang meminta, sekarang peroleh kegembiraan, merasa semua urusan sesuai niat kehendaknya.

55. 布施時不爽快,得果報也不順利。
Saat berdana hatinya tidak senang/ikhlas, kelak peroleh buah akibatnya juga tidaklah lancar.

56. 若人貪淫欲,出生為人時,定受女身報。
Bilamana orang mempunyai keserakahan terhadap seks dan bernafsu, kelak saat dilahir jadi manusia, dipastikan menerima balasan jadi bertubuh perempuan.

57. 若人厭女身,舍淫欲持凈戒,若信心堅固,轉身作男子。
Bilamana orang sudah lelah/jenuh dengan tubuhnya sebagai wanita, sehingga melepaskan nafsu seks, melaksanakan sila kesucian, bilamana keyakinan hatinya teguh, kelak tubuhnya berubah menjadi pria.

58. 若人修清凈行,則無諸損惱,具福德威神,天人常恭敬。
Bilamana orang membina dan mempraktikkan kesucian, kemudian tiada lagi segala kerisauan, dapat mengembangkan kebajikan/rejeki, pahala dan kewibawaan/bersemangat, para dewa senantiasa menghormati.

59. 若人不飲酒,安住於正念,常說真話,現獲安穩。
Bilamana orang tidak meminum alcohol/arak, bersikap tenang dan memfokuskan kepada pikiran yang benar/baik, senantiasa bicara benar, sekarang peroleh ketentraman.

60. 若勸人和合,感眷屬廣多,無別離苦惱。
Bilamana menganjurkan orang untuk menjadi damai dan rukun, merasakan keluarganya walau banyak, tidak akan terpencar/ putus hubungan juga terhindar dari derita dan kerisauan.

61. 常聽受師長教誨,得善巧智。
Senantiasa mendengarkan dan menerima didikan dari guru, peroleh kebijaksanaan yang mudah dan baik.

62. 若人形貌端正而傲慢,戲弄別人,得身體矮小駝背。
Bilamana orang yang memiliki tubuh/wajah yang rupawan tetapi sombong, mengolok ngolok orang lain, kelak memiliki tubuh pendek dan bongkok.

63. 若人度量小,喜歡騙人又假裝不知道,當獲聾啞報。
Bilamana orang hatinya sempit, senang menipu orang atau berlagak tidak tahu, kelak akan menerima balasan budek dan gagu.

64.若人曾布施,但常咨媚欺騙別人,受發脾氣和鬥爭,得作修羅王。
Bilamana orang pernah berdana, tetapi senantiasa memberikan nasehat atau masukan untuk menipu orang lain, akan menerima adat jelek atau pertengkaran, kelak akan jadi raja asura.

65. 喜歡修十善,不損害別人,諸天常護持,得生四天王天。
Senang membina “Sepuluh Kebajikan” (aktivitas tubuh: 1. Tidak membunuh; 2. Tidak Mencuri; Tidak Berzina; Aktivitas mulut: 4. Tidak Berdusta; 5. Tidak berbicara kasar/jorok; 6. Tidak menfitnah; 7.Tidak Bergosip/tidak bicara yang tidak bermanfaat; Aktivitas pikiran:8. Tidak serakah; 9. Tidak membenci; 10. Tidak bodoh), tidak merugikan dan mencelakakan orang lain, para dewa senantiasa melindungi dan memberkahi, kelak terlahir di alam Vatur Maharaja dewata.

66. 恭敬供養父母三寶,忍辱柔和常布施,得生忉利天。
Menghormati dan berdana kepada ayah ibum dan Hyang Triratna (Buddha, Dharma dan Sangha), memiliki ketabahan, kelembutan dan damai senantiasa berdana, kelak terlahir di surga Trayamtisa alam (alam Yi Huang Ta Ti).

67. 自己不和人生氣爭論,勸人和順相處,修十善,得生焰摩天。
Sendiri tidak rukun dengan orang lain suka marah dan bertengkar, tetapi menganjurkan orang supaya saling rukun, walau mempraktikkan Sepuluh Kebajikan, kelak di lahirkan di alam Yama (Alam Yen Lo Wang)

68. 喜歡聽正法,專修解脫慧,喜贊他功德,得生兜率天。
Senang mendengarkan Dharma yang benar, fokus membina pembebasan dan kebijaksanaan, senang memuji orang lain punya jasa dan pahala, kelak terlahir di salam surga Tusita.

69. 常喜作十善而且精進勇猛,得生變化天。
Senantiasa senang berbuat Sepuluh Kebajikan ditambah bersemangat dan gigih, kelak dilahirkan di alam surga Nimmãnarati

70. 具沙門清凈行,增長解脫因,得生他化天。
Memiliki pembinaan layaknya sramana yang suci, mengembangkan sebab pembebasan, kelak di lahirkan di surga Paranimmitavasavatti

作善生人天,造惡招極苦,罪福定無差,智者善思惟。
Pembuat kebajikan di lahirkan di alam manusia atau dewa, pembuat kejahatan mengundang derita besar. Karma buruk dan kebajikan pasti efektif tidaklah keliru, para bijaksana harus merenungkan dengan baik.

Legend of the Nine Emperor Gods

Standard

The Nine Emperor Gods (called “Jiu Wang Ye 九王爷” in Singapore and Malaysia) actually refer to the “Jiu Huang Da Di 九皇大帝” (The Nine Great Emperors) in the Taoist deities system (Taoist Patheon).

The birth of the Nine Emperors happened to be on the 9th of September in the Chinese Lunar Calendar, and this day was often celebrated as the festival of “Jiu Huang 九皇” by the Taoists in Singapore, Malaysia, Thailand, Hong Kong and Indonesia.

The Nine Emperor Gods are very often known as “Bei Dou Jiu Xing 北斗九星” (9 North Star Plough Gods), since they are Gods of the stars or planets. Their mother, “Dou Mu Yuan Jun 斗母元君” (Mother North Star), is also the Mother of Stars.***

The Nine Emperor Gods consist of the following:

1. “Gou Chen Tian Huang Da Di 勾陈天皇大帝” (Vega Star)

2. “Bei Ji Zhi Wei Da Di 北极紫微大帝” (Polaris Star)

3. The 7 Northern Constellation Stars (called “Bei Dou Qi Xing 北斗七星”):
a. “Tan Lang 贪狼”
b. “Ju Meng 巨门”
c. “Lu Chun 禄存”
d. “Wen Qu 文曲”
e. “Lian Zhen 廉贞”
f. “Wu Qu 武曲”
g. “Po Jun 破军”



7 Northern Constellation Stars

The origin of the Nine Emperor Gods can be traced back to the Taoist worship of the Northern constellation during Qin and Han Dynasty (北斗崇祀). Actually, the observation and worshipping of stars had already been present among the public before Taoism was founded during Han Dynasty.

As Taoism was developed during Han Dynasty, it began to absorb this practice of worshipping the stars and began to deitify them as Gods.

Source: Here (link opens in a new window)

稗史

九皇大帝的稗史

九皇大帝(在新加坡及马来西亚是九王爷),其实在道教系统内(道教学)是指九皇大帝。

九皇大帝的圣诞是在农历的九月初九日,而在新加坡及马来西亚的人是将当日为一个节日,即庆祝九皇大帝千秋圣诞节日。

九皇大帝是指 “北斗九星”,因为是此星座的神灵。 他们的母亲是斗母元君,是此星座的母亲。

九皇大帝有以下各神:
1. “勾陈天皇大帝” (Vega Star)
2. “北极紫微大帝” (Polaris Star)
3. The 7 Northern Constellation Stars (北斗七星):
a. “贪 狼”
b. “巨 门”
c. “禄 存”
d. “文 曲”
e. “廉 贞”
f. “武 曲”
g. “破 军”



7 Northern Constellation Stars

九皇大帝始於秦朝及汉朝,信奉道教的人民开始膜拜北斗宗祀。其实,他们曾经发现到在汉朝的之前的道教经有人膜拜此星星。

当道教在汉朝发展时,人民就开始信奉此神灵的习俗。

*** Legend of Goddess of the North Star “Dou Mu Yuan Jun 斗母元君”

Goddess Dou Mu is also known as the Goddess of the North Star. She occupies a similar position to that of Kuan Yin the Buddhist bodhisattva. Goddess Dou Mu is credited with the attainment of all the heavenly mysteries. Only she alone among the Taoist gods was permitted to pass between the region of the moon and the sun. Goddess Dou Mu is the mother of the Nine Emperor Gods.


Dou Mu Yuan Jun

Goddess Dou Mu is the keeper of the book of life and death, and those seeking good health and longevity often pray to her. Devotees of Goddess Dou Mu and the Nine Emperor Gods observe vegetarianism throughout the nine days of the Nine Emperor Gods Festival from the first day to the ninth day of the nine month of the Chinese Lunar Calendar.

Source: HERE

Mengenal Pratima Maitreya Bodhisattva

Standard

Mantra Hati Maitreya Bodhisattva :
“Om. Michuiya. Suoha.”

Wujud Maitreya Bodhisattva dalam Garbhadhatu-mandala :
Maitreya Bodhisattva mengenakan mahkota ratna, di tengah mahkota terdapat Stupa Ratna, di dalam Stupa Ratna terdapat sarira, telapak tangan kiri terbuka di depan dada, tangan kanan memegang padma, di atas padma terdapat ratnakalasa. Kiri dan kanan terdapat mutiara mestika, berparas anggun seperti Buddha, duduk di atas padmasana berkelopak seribu.

Wujud Maitreya Bodhisattva dalam Vajradhatu-mandala :
Sama dengan Maitreya Garbhadhatu, hanya saja membentuk mudra : Tangan kanan : ibu jari, jari telunjuk dan jari kelingking tegak lurus, jari tengah dan jari manis ditekuk, dibentuk di depan dada. Tangan kiri : ditumpangkan di atas paha .

Maitreya Bodhisattva memiliki banyak sebutan , Maitreya ( Arya Maitri ) , Ajita, Aparajita.

Maitreya Bodhisattva terlahir dari keluarga Brahmana di India, kemudian memperoleh bimbingan dari Shakyamuni Buddha, dan Sang Buddha juga memberikan vyakarana kepada Maitreya Bodhisattva, kelak akan menjadi Buddha. Sesungguhnya Maitreya Bodhisattva merupakan Buddha Purba, pernah menjadi pengikut Buddha Pemikiran Kebajikan.

Dalam Bahasa Mandarin Maitreya Bodhisattva disebut Mile Pusa , dalam Tantrayana disebut Maitreya, Adhinatha ini bersemayam di sebelah Timur Laut Aula Kelopak Delapan di Panggung Tengah Garbhadhatu Mandala . Sedangkan dalam Vajradhatu adalah : Sebelah Timur dalam 16 Adhinata Bhadrakalipika. Mahacakravajra dalam Garbhadhatu Mandala merupakan emanasi krodha dari Maitreya Bodhisattva.

Surga Tusita dari Maitreya Bodhisattva merupakan surga ke-4 dalam Surga Sadkamavacara, dan berada di atas Surga Yama. Devata di sini gemar berbuat kebajikan dan sukacita, oleh karena itu disebut juga surga sukacita. Surga Tusita dibagi menjadi bagian dalam dan luar, penduduk di bagian luarnya berusia 4000 tahun, sedangkan yang menetap di bagian dalam usianya tiada batasan. Kelak saat timbul bencana besar tiga elemen : Air – Api dan Angin, itu semua tidak akan mampu merusak bagian dalam dari Tusita. Bagian dalam tusita sepenuhnya terbuat dari Permata Mani, dapat dikatakan berupa Kerajaan Terang Tak Terhingga.

Nama Agung Maitreya Bodhisattva diperoleh karena realisasi Samadhi Maitricitta. Bhavana Samadhi Maitricitta adalah Samadhi Batin Maitrikaruna, senantiasa memberikan kebahagiaan kepada insan lain dan menolong mengatasi penderitaan para insan. Shakyamuni Buddha dijuluki sebagai Shakya , sedangkan Maitreya Bodhisattva disebut sebagai Yang Bermaitri, yang satu adalah kebaikan dan yang satu adalah kasih. Oleh karena itu , kelak Ia akan menjadi Yang Utama dalam menuntun para insan di dunia saha ; Orang Tibet menyebutnya : Jampa Sangye, oleh karena itu disebut Maitreya Buddha atau Maitreya Bodhisattva.

Pada masa lampau, di masa Tisya Buddha, Tisya Buddha mempunyai dua siswa, yang satu ( saat ini ) adalah Shakyamuni Buddha, dan yang satu ( saat ini ) adalah Maitreya Bodhisattva. Saat itu Maitreya Bodhisattva mencapai keberhasilan yang sangat tinggi, melebihi Shakyamuni Buddha. Maitreya Bodhisattva, Jampa Sangye, justru telah menyempurnakan Sarvadharma.

Jampa Sangye ( Maitreya ) berpendapat bahwa di dunia saha harus ada Raja Buddha Mahaberdaulat, kemudian Tisya Buddha mengamati nidana kedua siswa-Nya dengan dunia saha, akhirnya nidana Shakyamuni Buddha dengan dunia saha yang terlebih dahulu matang. Oleh karena itu, Shakyamuni Buddha terlahir di dunia saha menjadi Sasanapati, sedangkan Maitreya Bodhisattva akan datang di kemudian waktu, oleh karena itu kelak Maitreya Bodhisattva juga merupakan Raja Buddha Mahaberdaulat.

Maitreya Bodhisattva saat ini bersemayam di ruang dalam Istana Surga Tusita, membabarkan Dharma, konon 5,670,000,000 tahun lagi akan terlahir di Jambudvipa, mencapai Kebuddhaan di bawah Pohon Nagapuspa, menyelenggarakan tiga kali pasamuan, inilah Tiga Pasamuan Nagapuspa yang ternama, yaitu tiga pasamuan agung dimana Maitreya Bodhisattva yang kelak terlahir akan menjalankan aktivitas penuntunan insan, ada pasamuan pertama, kedua dan ketiga, dapat menuntun semua insan, hanya dengan melafal satu kata : “Namo Buddhaya” Beliau akan menuntun semuanya. Metode yang digunakan oleh Maitreya Bodhisattva sangatlah istimewa, yaitu metode Abhijna Vijnaptimatra.

Apa itu abhijna vijnaptimatra ? Di bawah Pohon Nagapuspa, asalkan Maitreya Bodhisattva memancarkan cahaya dari cakra hati, kemudian cahaya tersebut menyinari tiap insan dalam Tiga Pasamuan Nagapuspa, sehingga dalam sekejap seluruh rintangan karma tersingkirkan, menjadi Buddhata nan suci, langsung menjadi sinar, semua menjadi Sinar Prajna, semua Buddhata duduk di dalam Sinar Prajna, dan mengangkasa bersamaan. Fenomena tersebut akan sangat agung, semua Sinar Prajna akan naik ke Ksetraparisuddhi di Aula Dalam Surga Tusita, inilah Kebuddhaan secara langsung.

Maitreya Bodhisattva adalah Ekajatipratibaddha Bodhisattva, merupakan yang paling utama dari Ekajatipratibaddha Bodhisattva, dari Bodhisattva menjadi Buddha, oleh karena itu adalah Satu.

Maitreya Bodhisattva lahir tepat tanggal satu, oleh karena itu tetap Number One , apalagi merupakan yang paling utama diantara Ekajatipratibaddha , inilah kelak Maitreya Buddha, kelak juga merupakan Buddha Mahaberdaulat yang nomor satu ( Teragung ).

Di India, pada akhirnya Agama Buddha terbagi menjadi dua aliran, yang satu adalah Madhyamika yang didirikan oleh Nagarjuna Bodhisattva, dan yang satu adalah Vijnaptimatra yang ditransmisikan oleh Maitreya Bodhisattva kepada Asanga, Madhyamika dan Vijnaptimatra merupakan dua pemikiran utama dalam Agama Buddha. Dahulu, saat Mahabhiksu Xuanzang mengambil sutra dan memohon Dharma di India, yang Beliau pelajari adalah Vijnaptimatra.

🙏

Sutra Mahakala

Standard

Pada suatu ketika, Tathagata memberitahukan kepada para hadirin, saat ini di pasamuan ini ada Mahabodhisattva.

Yang bernama *Mahalaskmesvaraparipurna Bodhisattva* (大福德自在圓滿菩薩),
Bodhisattva ini telah mencapai Anuttarasamyaksamboddhi dengan nama *Mahamaniraja Tathagata* (大摩尼珠王如來).

Dengan kekuatan keleluasaan Nya, saat ini datang ke dunia saha dengan rupa *Mahakala Deva*.

Kemudian, Mahabodhisattva tersebut bangkit dari tempat duduk Nya beranjali kepada Buddha dan berkata:

*Saya ingin menganugerahkan berkah rejeki kepada para insan yang miskin papa.*

Sekarang hadir dalam rupa upasaka dengan kerabat Tujuh Devimata (Dewi Ibu), mengarungi triloka untuk memberkahi para insan.

Mohon Baghavan membabarkan Dharani Maha Berkah yang sempurna.

Kemudian Baghavan tersenyum dan membabarkan mantra:
*“Namo Samanthabuddhanam. Om Mahakalaya Svaha”*

Kemudian Baghavan memberitahu para hadirin, mantra Dewata ini bahkan tidak pernah dibabarkan oleh para Buddha masa lampau.

Jika para insan yang akan datang di masa penuh *kejahatan*, ada yang diliputi *kemiskinan*, dapat mendengar Dharani ini.

Ketahuilah bahwa orang tersebut memperoleh mutiara Mahamani yang mampu mengeluarkan berbagai barang berharga.

Kemudian Mahakala Dewa memberitahukan kepada Buddha, “Bila ada insan di masa penghujung Dharma, dapat menjapakan mantra ini.”

“Serta memahat (membuat) rupang wujud Ku tiga atau lima kaki (1 kaki Tiongkok = 33,3 cm; 1 kaki Taiwan = 30 cm) maupun 5 inchi (1 inch Tiongkok = 3,3 cm), dipersemayamkan di vihara maupun dipuja di dalam rumah.”

“Saya akan memerintahkan kepada para kerabat, Tujuh Devimata, delapan puluh empat ribu Dewa Rejeki, menjelajahi sepuluh penjuru, supaya setiap hari memberikan persembahan kepada seribu orang.”

“Bila saya berdusta, akan selamanya terjatuh ke alam rendah, tak akan kembali ke Kesadaran Mula (Samboddhi).”

Bila dapat memberikan persembahan dengan berbagai *arak berkualitas* dan *buah-buahan segar dan enak*, akan kuturunkan hujan amrta.

Bagaimana sikap seorang praktisi terhadap malaikat dan setan?

Standard

Petikan Ceramah Master Chin Kung
Judul : Bagaimana sikap seorang praktisi terhadap malaikat dan setan?

Bagaimana sikap kita sebagai praktisi Buddhis dalam memperlakukan malaikat dan setan? Di sini ada sebuah perumpamaan yang dapat kita jadikan teladan.

Pada masa Dinasti Ming, Upasaka Zhou Anshi menulis sebuah buku berjudul “Anshi Quanshu”, buku ini cukup populer. Semasa hidupnya, Upasaka Zhou Anshi setiap kali berjalan melewati depan kelenteng, dia akan memberi penghormatan, lalu memberi ceramah, “Semoga para malaikat membangkitkan niat mengakhiri tumimbal lahir, jangan lagi menerima sesajian daging hewani”, ini menasehati malaikat dan setan supaya bervegetarian, jangan lagi menerima sesajian hewani, tujuannya untuk mengembangkan hati welas asih, “Segenap hati melafal Amituofo berkesinambungan, bertekad terlahir ke Tanah Suci Sukhavati, secepatnya mencapai KeBuddhaan, menyelamatkan para makhluk”.

Zhou Anshi adalah praktisi Buddhis, setiap melewati kelenteng, dia pasti akan memberi ceramah kepada para setan dan malaikat, menasehati para malaikat supaya melafal Amituofo bertekad terlahir ke Tanah Suci Sukhavati, mencapai KeBuddhaan dan menyelamatkan semua makhluk.

Demikian pula kita sebagai siswa Buddha, hendaknya juga berlaku sama dengan Zhou Anshi, begini barulah betul. Atau ketika melewati kelenteng, menasehati para setan dan malaikat supaya mengambil Visudhi Trisarana, berlindung pada Buddha, Dharma dan Sangha, melafal Amituofo bertekad terlahir ke Tanah Suci Sukhavati, mencapai KeBuddhaan dan menyelamatkan para makhluk.

Dipetik dari : Ceramah Master Chin Kung
Judul : Sutra Pertanyaan Ananda Tentang Balasan Baik dan Buruk dari Belajar Buddha Dharma
Serial : 03
Tahun : 1982
Kode Artikel : 15-006-0003

淨空老法師開示節錄 :
學佛的人要以什麼方法來對待鬼神?

然而我們學佛的人究竟要以什麼方法來對待鬼神?這個地方有個例子,可以做為我們的榜樣。從前,明朝時候,崑山周安士居士他著有一本書,叫《安士全書》,在我們台灣也很盛行,我們華藏法施會曾經將這個書印過兩次,贈送給大家,就是《安士全書》。周安士在世的時候,他每過一切神祠,就是神廟,我們經過我們可以到他那裡去看看玩玩,現在講觀光,可以去玩玩。見到神「必祝願曰」,他給他行禮,給他說法,給他說這幾句話,「唯願尊神,發心出世,勿受血食」,這就勸他吃素,不要接受血食,培養慈悲心,「一心常念阿彌陀佛,求生淨土,早成佛道,普度眾生」。周安士是個佛教徒,他經過一切神廟去跟那個神說法,勸那個神念佛求生淨土,成佛度眾生。這應該是每一位佛弟子,遇到鬼神我們都應當這樣的做法,這才是正確的,這才是天人師,也要做鬼神的老師。或者你見到鬼神,你給他講三皈依也可以,勸他皈依佛、皈依法、皈依僧,求生淨土,成佛度生,總是這個意思,常常勸這一切鬼神,勸他皈依三寶。

文摘恭錄 — 阿難問事佛吉凶經  (第三集)  1982  台灣景美華藏圖書館  檔名:15-006-0003

Biksu WU THUNG (Chang Lao)

Standard

Tiga tahun berlalu
9 Agustus 2016 – 9 Agustus 2019

Wu Thung yg berarti ‘menjadi sadar dari ketidaktahuan’ lahir dgn nama Kwa Mon Se pada tahun 1917 di Hing Hwa Tiongkok menjadi samanera saat berusia 17 tahun, menjadi biksu pada umur 21 tahun.

Disiplin, ketekunan dan kejujuran biksu Wu Thung membuatnya dipercaya untuk menjadi Tang cia (kepala rumah tangga wihara) di Wihara Kong Hoa Sie (wihara asal dari suhu Pen Ching, guru dari Biksu Ashin Jinarakkhita).

Pada umur 39 tahun, atas permintaan sesepuhnya ia berangkat ke Indonesia tahun 1956. Sementara tinggal di Bandung 3 bulan, selanjutnya pindah ke Bogor dan menetap 9 tahun, lalu pindah ke Malang dan memimpin wihara di sana selama 27 tahun sebelum pindah ke Batu selama 2 tahun. Akhirnya pindah ke Jln. Tangki di Wihara Vaipulyasasana (Kong Hoa Sie Indonesia) Jakarta selama 3 bulan sebelum menetap di jln. Laotze di Wihara Dharmayuga dan Wihara Buddhayana.

Menurut Mahasthawira Ashin Jinarakkhita, sesepuh biksu di Indonesia, umat perlu bersyukur akan keberadaan Biksu Wu Thung di sini, dan semestinya menggunakan semua kesempatan yang ada untuk belajar darinya. Ia dianggap sebagai biksu yang paling bersahaja dan luar biasa yang pernah beliau jumpai. Jika bertemu, Mahasthawira Ashin Jinarakkhita sendiri akan bersujud di depan kakinya.

Kesederhanaan, disiplin dan kebijakan biksu Wu Thung harus diteladani biksu-biksu muda saat ini.