Author Archives: admin

Bait Pembobol Neraka

Standard

华严经寿经之破地狱偈
(Bait yang membebaskan diri dari neraka, Sutra Avatamsaka)

若人欲了知,
三世一切佛,
应观法界性,
一切唯心造。

– 觉林菩萨
《华严经》升夜摩天宫品第十九

Verse For Breaking Free From Hell [1]

If [a] person desires [to] understand fully,
[the] three periods’ [i.e. past, present and future (teachings of)] all Buddhas,
[one] should contemplate [the] Dharma realm’s [i.e. universe] nature,
[to realise that] everything [is] only [by the] mind created.

– Forest [Of] Awakening Bodhisattva
(Flower Adornment [Avataṃsaka] Sūtra:
Chapter 19 [On] Ascent [To] Yama Heaven Palace)

Asal muasal bait di atas, dicatat dalam “Catatan Cermin Esensial” 《宗镜录》oleh Patriak ke-6 Tradisi Tanah Murni, Guru Besar Yongming (净土宗六祖永明大师), ada disebutkan seorang lelaki bernama Wang Minggan (王明干) di zaman dinasti Song, yang menjadi seorang bhiksu bernama Sēngjùn (僧俊). Tetapi dia tidak berlatih menjalankan sila ataupun menghimpun kebajikan, dan dia meninggal dunia karena sakit.

Tiga hari kemudian, dia secara ajaib bangkit kembali, sambil menangis penuh penyesalan. Dia mengatakan bahwa ketika menjelang ajalnya, dua petugas neraka menangkapnya dan menuntut nyawanya. Dia dibawa ke neraka, dan di gerbangnya, dia bertemu seorang bhiksu yang mengaku dirinya adalah Bodhisattva Ksitigarbha (地藏菩萨), dan Bodhisattva mengatakan bahwa ketika [ Sēngjùn] berada di Jingcheng, dia pernah membuat citra Bodhisattva Ksitigarbha. Walaupun Sēngjùn tidak bersujud ataupun memberi persembahan pada citra tersebut, dia akan mendapatkan balasan untuk satu pahala ini.

Bodhisattva Ksitigarbha kemudian mengajarkan sebuah bait, dan berkata: ‘jika dia mampu mengulang atau mendengar bait ini, maka dia akan mampu terbebas dari penderitaan neraka’ (诵得此偈,能破地狱之苦.) ‘Dapat menutup pintu neraka, dan membuka jalan menuju Tanah Murni’ (能闭地狱门,能开净土道) [jika diikuti dengan ingatan pada Buddha Amitabha]. Setelah mengatakan ini, Bodhisattva Ksitigarbha menghilang.

Ketika bhiksu Sēngjùn masuk ke dalam kota neraka dan bertemu Raja Yama, dia ditanya apa pahala yang dia punya (karena dia telah bertemu dharma semasa hidupnya). Dia menjawab bahwa dia ‘hanya mempunyai satu bait empat baris, dan mendaraskannya:

“Jika seseorang berharap untuk memahami sepenuhnya,
Ajaran semua Buddha dari tiga masa (sekarang, lampau, dan mendatang)
Seseorang seharusnya merenungkan sifat hakiki alam semesta,
Sadarilah bahwa semua fenomena diciptakan oleh pikiran. ”

Raja Yama kemudian membebaskannya. “Ketika melafalkan bait ini, ketika ada yang mendengar , mereka yang mengalami penderitaan semua mencapai pembebasan dari penderitaan neraka. “ (诵此偈时,当声至处,受苦之人,皆得解脱。)

Raja Yama dengan tergesa-gesa menyuruhnya untuk berhenti melafal [ karena makhluk neraka lain tidak pantas secara karma menerima ajaran tersebut], dan mengirimnya kembali ke alam manusia. Di kemudian hari, ketika dia memeriksa bait ini, dia menemukan bahwa bait ini berasal dari Sutra Avatamsaka. Setelahnya, dia menyampaikan hal ini kepada Guru Dharma Sēngdìng (僧定) di Vihara Kōngguān, dan kepada seluruh bhiksu yang hadir, dan semua yang mendengar membangkitkan aspirasi untuk meyakini sutra tersebut.

Bait ini bekerja sesuai dengan yang diajarkan, karena membuat para makhluk neraka yang putus-asa, yang tidak tahu jalan keluar, untuk merenungkan dan menyadari bahwa penderitaan karma mereka yang sangat berat diciptakan dan dipertahankan oleh pikiran mereka sendiri. Setelah mengetahui, mereka mampu dengan tulus menyesal, yang membersihkan karma negatif penyebab penderitaan, dan menciptakan karma positif untuk membebaskan diri dari neraka. Maka bait ini dinamai ‘Bait Pembobol Neraka’

Manjusri

Standard

Manjusri Bodhisattva ( Wen-shu-shi-li Pusa ) paling utama dalam Prajna, saat Sang Buddha hendak Parinirvana, Manjusri Bodhisattva juga pernah memohon supaya Sang Buddha tidak memasuki Parinirvana, tiga kali pemutaran Dharmacakra oleh Sang Buddha telah menuntun banyak insan, maka Sang Buddha berkata kepada Manjusri Bodhisattva : “Anda tahu bahwa Aku tiada tiga kali pemutaran Dharmacakra . . .” begitu mendengarnya, Manjusri Bodhisattva langsung paham, maka Ia tidak lagi mengucapkan apapun kepada Sang Buddha, ucapan Sang Buddha ini hanya dapat dipahami oleh yang telah Tercerahkan.

Di masa Sang Buddha, Mahakasyapa bertanggung jawab sebagai pengawas vihara, pada suatu ketika Mahakasyapa melihat beberapa selir kerajaan dan para wanita memasuki kamar Manjusri Bodhisattva, sekali, dua kali, tiga kali . . . Mahakasyapa paling tabu terhadap wanita, begitu melihat wanita Ia langsung menyingkir, sebab mata Arahat tidak melihat wanita, telinga juga tidak mendengar, saat berbicara dengan wanita selalu menghadap ke lantai dan harus menjaga jarak tertentu, bahkan dalam berbicara tidak boleh melebihi tiga kalimat, dan yang paling baik adalah tidak usah berbincang. Maka, melihat peristiwa tersebut Mahakasyapa sungguh tak tahan lagi, Ia pergi menghadap kepada Sang Buddha, Ia berharap supaya Manjusri Bodhisattva dikeluarkan dari Sangha, setelah mendengar penuturan Mahakasyapa, Sang Buddha mengatakan : “Anda tidak akan bisa mengusir Manjusri Bodhisattva, apakah Anda tahu tingginya pencapaian bhavana Manjusri Bodhisattva ? Apabila Anda sanggup mengusir-Nya, maka usirlah !” Mahakasyapa pergi untuk mengusir-Nya, namun sungguh tak terduga, di tiap kamar ada Manjusri Bodhisattva, kemudian Mahakasyapa menengadah ke angkasa, di dua puluh delapan surga juga terdapat Manjusri Bodhisattva, saat mengamati alam bardo, di sana juga ada Manjusri Bodhisattva, di setiap tempat di alam semesta ini terdapat manifestasi Manjusri Bodhisattva, akhirnya Mahakasyapa memahami pencapaian bhavana Manjusri Bodhisattva, sesungguhnya Manjusri Bodhisattva bukan hanya seorang Bodhisattva, Ia adalah Guru dari Tujuh Buddha, Dharmabala dan Prajna-Nya paling agung.

Sutra Panjang Umur

Standard

Sutra Panjang Umur
Tse.do

Inilah sutra Mahayana yang disebut
“Kehidupan Agung dan Prajna yang Tak Terbayangkan
(Unfathomable Exalted Life and Transcendental Wisdom).”
Diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh Lama Zopa Rinpoche
© Lama Zopa Rinpoche, 2005
Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia
oleh tim Potowa Center
Januari 2011

Sutra Panjang Umur
Tse.do
Inilah sutra Mahayana yang disebut
“Kehidupan Agung dan Prajna yang Tak Terbayangkan
(Unfathomable Exalted Life and Transcendental Wisdom).”
Dalam bahasa Sanskerta: “Arya Aparimita Ayurgyena Nama Mahayana Sutra.”
Dalam bahasa Inggris: “Great Vehicle Sutra of Unfathomable Exalted Life and Transcendental Wisdom.”
Saya bersujud kepada semua Buddha dan Bodhisattva.
Demikianlah telah saya dengar: pada suatu waktu Bhagavan (Arhat, Tathagata) sedang berada di Shravasti di vihara Anatapindada di Taman Jetavana, duduk bersama dengan 1.350 Arya Sangha dan bhikshu, dan sejumlah besar Bodhisattva Mahasattva.
Kemudian Arhat, Tathagata membabarkan sutra ini kepada Arya Manjushri yang belia.
“Manjushri, ada alam yang disebut “Kualitas-kualitas Tak Terbayangkan.” Di sana, setelah menghilangkan klesha-klesha dan tilasan-tilasannya, Tathagata, Samyaksambuddha (Tathagata) yang disebut Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan, Extremely Discerning Aspect Victorious Glorification sedang bersemayam, membabarkan Dharma kepada para makhluk sambil menjalani dan menyelesaikan kehidupan-Nya.
Dengarkanlah, Manjushri yang belia, manusia-manusia di Jambudvipa mempunyai kehidupan yang pendek, hidup hanya hingga umur 100 tahun. Di antaranya, hampir semuanya mengalami kematian dini.
Manjushri, makhluk manapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis, bahkan hanya mendengarkan nama sutra ini, membaca atau menyimpan di rumah, kumpulan ajaran-ajaran yang disebut Mengungkapkan Sepenuhnya Pujian atas Kualitas-kualitas Tathagata, Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan, dan juga mereka yang telah sepenuhnya menyelesaikan kehidupan mereka, jika mereka mempersembahkan bunga-bunga, dupa, karangan bunga, hiasan-hiasan dan bubuk dupa, mereka akan dapat hidup 100 tahun lagi.
Manjushri, rentang kehidupan akan bertambah bagi makhluk manapun yang mendengarkan 108 nama dari Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan, Extremely Discerning Aspect Victorious Glorification. Makhluk-makhluk yang kehidupannya

mendekati akhir, rentang kehidupan mereka akan bertambah dengan mengingat nama suci ini.
Manjushri, karena demikian, kualitas-kualitas bajik dari Kulaputra manapun, yang menginginkan kehidupan yang panjang, mereka yang mendengarkan nama dari Tathagata Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan sebanyak 108 kali, mereka yang menulisnya, menyebabkan makhluk lain menulisnya, atau melafalnya, rentang kehidupan mereka akan meningkat.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Manjushri, siapapun yang menulis, membuat makhluk lain menulis, membuatnya menjadi kitab-kitab ajaran, atau menyimpannya di rumah dan membaca 108 nama dari Tathagata, jangka kehidupun mereka akan meningkat 100 tahun, dari masa berakhirnya hidup mereka. Bahkan setelah kematian, melalui praktik powa, mereka akan terlahir di Buddhaksetra dari Tathagata Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan, Alam dengan Kualitas-kualitas Tak Terbayangkan dan sebagainya.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 990 juta Buddha mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 840 juta Buddha mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA

PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 770 juta Buddha mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 650 juta Buddha mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 550 juta Buddha mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 450 juta Buddha mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 360 juta Buddha mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.

OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, rentang kehidupan mereka akan bertambah 100 tahun. Dengan menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dan membuat makhluk lain menulisnya, usia mereka akan bertambah.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 250 juta Buddha mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Lagi pada waktu itu, 10 juta Buddha yang jumlahnya seperti butir-butir pasir di sepuluh samudra, mengajarkan Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini dengan satu motivasi dan dalam satu nada.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, rentang kehidupan mereka akan meningkat dan hidup mereka akan bertambah 100 tahun lagi.

OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, tak akan pernah terlahir sebagai makhluk-makhluk neraka, sebagai hewan atau terlahir di alam Yama. Mereka tak akan pernah terlahir dalam kondisi tanpa kebebasan (tiada kebebasan untuk mempraktikkan Dharma). Di manapun makhluk-makhluk ini dilahirkan, mereka akan mengingat semua kelahiran lampau mereka.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini adalah sama dengan membuat orang lain menulis 84.000 ajaran Buddha (mereka akan mendapatkan manfaat yang sama).
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini adalah sama dengan membuat orang lain menulis 84.000 ajaran Buddha dan memberkahi ajaran-ajaran tersebut.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, meskipun mereka telah melakukan panca-anantarya karma, karma-karma negatif mereka akan sepenuhnya terpurifikasi.

OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, tumpukan-tumpukan karma negatif mereka yang banyaknya bagaikan gunung, akan sepenuhnya terpurifikasi.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, tak akan mendapat bahaya, meskipun para mara, devaputramara, para pemberi petaka atau para kanibal mencoba melukai mereka.
Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, secara langsung akan menerima prediksi-prediksi dari 990 juta Buddha pada saat kematian. Seribu Buddha akan mengulurkan tangan pada orang tersebut, yang akan menuju Buddhaksetra yang satu ke Buddhaksetra lainnya. Janganlah memiliki pikiran bercabang, janganlah ragu atau tidak yakin.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Empat Dharmapala akan selalu mengikuti, membimbing dan melindungi siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /

Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan, akan terlahir di Buddhaksetra Amitabha, Tathagata Cahaya Tanpa Batas, “Sukhavati.”
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Bahkan tempat dimana sutra agung yang langka ini ditulis akan menjadi sebuah objek persembahan. Burung-burung atau binatang-binatang buas, yang terlahir di alam hewan, yang mendengarkan suara mantra ini di telinga mereka, secara sempurna akan merealisasi Penggugahan yang Tak Terbandingkan, Lengkap dan Sempurna (Anuttara Samyaksambodhi).
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Siapapun yang menulis atau membuat makhluk lain menulis Sutra Kehidupan Agung dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, tak akan terlahir dengan tubuh yang tak mendukung.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Siapapun yang mempersembahkan satu kashapana pada kumpulan Dharma dari Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, mengumpulkan potensi-potensi positif yang sepenuhnya memenuhi ribuan dari ribuan dari ribuan galaksi dengan tujuh jenis ratna manikam dan membuat persembahan.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /

Siapapun yang membuat persembahan pada kumpulan Dharma dari Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, adalah membuat persembahan pada semua Dharma suci.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Seperti contoh berikut: potensi-potensi positif dari memberikan persembahan tujuh jenis ratna manikam kepada para Tathagata: Nam.tsig, Tsuk.tor.chen, Than.ched.kyob, Log.por thed.sel, Tse.tup, O.sung, Sha-tuk dan sebagainya, dapat diukur, namun tumpukan potensi-potensi positif dari (melafalkan, menulis dan membuat makhluk lain menulis) Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan, adalah tak dapat diukur.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Sebagai contoh, jika tumpukan-tumpukan permata seukuran raja semua gunung, Gunung Sumeru, dikumpulkan dan dipersembahkan, tumpukan-tumpukan potensi positif tersebut dapat diukur; namun tumpukan-tumpukan potensi positif dari Sutra Kehidupan dan Prajna Tak Terbayangkan, tak dapat diukur.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Sebagai contoh, jika bumi ini dipenuhi dengan air dari empat samudra luas, setiap tetes dapat dihitung, namun tumpukan-tumpukan potensi positif dari Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan, tak dapat dihitung.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /

Siapapun yang memberikan penghormatan pada Sutra Kehidupan dan Prajna yang Tak Terbayangkan ini, menulisnya atau membuat makhluk lain menulisnya atau menghormatinya, mereka telah bernamaskara dan memberikan persembahan kepada semua Tathagata di semua Buddhaksetra di sepuluh penjuru.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /
Melalui Dana Paramita, Buddha adalah sepenuhnya agung dan murni, dengan merealisasi keadaan Kebuddhaan melalui Dana Paramita. Dan ketika seseorang mencapai keadaan para Buddha yang penuh cinta kasih, suara Dana Paramita akan dikumandangkan.
Melalui Sila Paramita, Buddha adalah sepenuhnya agung dan murni, dengan merealisasi keadaan Kebuddhaan melalui Sila Paramita. Dan ketika seseorang mencapai keadaan para Buddha yang penuh cinta kasih, suara Sila Paramita akan dikumandangkan.
Melalui Kshanti Paramita, Buddha adalah sepenuhnya agung dan murni, dengan merealisasi keadaan Kebuddhaan melalui Kshanti Paramita. Dan ketika seseorang mencapai keadaan para Buddha yang penuh cinta kasih, suara Kshanti Paramita akan dikumandangkan.
Melalui Virya Paramita, Buddha adalah sepenuhnya agung dan murni, dengan merealisasi keadaan Kebuddhaan melalui Virya Paramita. Dan ketika seseorang mencapai keadaan para Buddha yang penuh cinta kasih, suara Virya Paramita akan dikumandangkan.
Melalui Dhyana Paramita, Buddha adalah sepenuhnya agung dan murni, dengan merealisasi keadaan Kebuddhaan melalui Dhyana Paramita. Dan ketika seseorang mencapai keadaan para Buddha yang penuh cinta kasih, suara Dhyana Paramita akan dikumandangkan.
Melalui Prajna Paramita, Buddha adalah sepenuhnya agung dan murni, dengan merealisasi keadaan Kebuddhaan melalui Prajna Paramita. Dan ketika seseorang mencapai keadaan para Buddha yang penuh cinta kasih, suara Prajna Paramita akan dikumandangkan.
OM NAMO BHAGAWATI APARIMITA ARYUGYAANA SUVINI SIDDHA TE TO RAJAYA / TATHAAGATAYA / ARHATE SAMYAKSAM BUDDHAAYA / TATYATA / OM PUNI PUNI MAHA PUNI / APARIMITA PUNYE / APARIMITA PUNYE / GYAANA SAMBHA ROPA TI DE / OM SARVA SANSKARA PARISHUDDHA DHARMAATE GAGANA SAMUNGATE SVABAAWA / VISHUDHE MAHANAYA PARIWAARE SVAHA /

Arhat, Tathagata (Buddha) bergembira dan memberikan ajaran demikian.
Yang belia Manjushri, semua rombongan yang telah mencapai realisasi dan seluruh jagat raya dengan para sura, manusia, asura dan gandharva bermudita dan memuji apa yang telah dibabarkan oleh Arhat, Tathagata.
Demikianlah sutra Mahayana yang disebut Kehidupan Agung dan Prajna yang Tak Terbayangkan, telah selesai.
Diterjemahkan oleh pandita India, Puniye Sambhava dan penerjemah bahasa Tibet, Patsab Nyima Drag.

Manfaat dari sutra Tse. Do (Sutra Umur Panjang)
Sebagian besar sutra ini berisi pengulangan mantra. Sutra ini membahas tentang manfaat mantra, lalu mengulang mantranya, membicarakan manfaat berikutnya dan mengulang kembali mantranya. Karena sebelumnya sutra ini tidak ada dalam bahasa Inggris, orang-orang harus meminta orang Tibet untuk melafalnya. Karena sekarang telah diterjemahkan ke bahasa Inggris (dan bahasa Indonesia), seluruh keluarga dapat melafalkannya untuk teman-teman dan keluarga yang mengidap kanker. Jaman sekarang ini kanker adalah masalah yang serius.
Teks ini sangat berharga dan sangat manfaat bila mencetak dan menulisnya. Saya mempunyai satu salinan yang diberikan kepada saya di Mongolia, ditulis dengan mutiara, batu karang dan permata-permata lainnya. Ini adalah salah satu teks yang jika di tulis dengan emas, tumpukan-tumpukan karma negatif yang bagaikan gunung akan terpurifikasi. Setiap minggu, Vihara Nalanda mencetak oplah tertentu demi suksesnya proyek-proyek, jadi bayangkanlah manfaat-manfaatnya: setiap kali mereka membuat satu salinan, itu seperti menyalin semua 84.000 ajaran Buddha. Ini juga merupakan purifikasi yang luar biasa. Khususnya menulis sutra ini mengumpulkan potensi-potensi positif yang paling banyak. Anda menulisnya bukan karena ada yang membutuhkannya, tetapi karena ini membantu menyebabkan panjang umur dan mengumpulkan potensi-potensi positif.
Adalah sangat baik untuk mencetak sutra ini untuk para pengidap kanker dan untuk keberhasilan aktivitas-aktivitas dan proyek. Jika ada kesulitan-kesulitan dalam bisnis, atau sulit memulai suatu bisnis, jika Anda mempunyai kesulitan dalam mencari pekerjaan, atau pekerjaan Anda tidak berjalan baik, Anda bisa mencetak banyak salinan. Anda dapat mencetak banyak salinan, setiap minggu atau setiap bulan, untuk mengumpulkan potensi-potensi positif; khususnya bukan untuk kesuksesan duniawi tetapi untuk mengumpulkan potensi-potensi positif demi realisasi-realisasi, kondisi-kondisi untuk menjalankan Dharma. Kemudian Anda dapat mendedikasikan potensi-potensi positif dari mencetak sutra ini untuk semua makhluk. Inilah satu solusi untuk sukses dan umur panjang. Juga pada saat meninggal, Anda akan dapat terlahir di Buddhaksetra Amitabha.
Ada mantra Amitayus lainnya, mirip tapi sedikit berbeda dengan mantra di atas, yang mempunyai manfaat yang luar biasa besarnya bagaikan angkasa.
Agar terjemahan ini memberikan manfaat yang besar bagi semua makhluk. Agar siapapun yang melihat, menyentuh atau mengingat teks ini, karma-karma megatif mereka akan segera terpurifikasi; agar mereka tak pernah terlahir di alam-alam renadah, dan pada saat kematian, agar mereka merasa tenang bahkan hanya dengan melihat teks ini. Bahkan hanya dengan bermimpi atau mendengarkan sutra ini, agar semua orang berumur panjang, dengan tujuan untuk merealisasi cinta kasih, welas kasih dan bodhicitta, dan merealisasi shunyata. Agar mereka merealisasi seluruh jalan spiritual dalam kehidupan ini juga dan tak pernah menyakiti makhluk manapun, namun hanya memberikan manfaat kepada mereka. Dengan demikian, agar sutra ini membawa manfaat bagi semua makhluk hingga semuanya mencapai Penggugahan.

Kolofon:
Diterjemahkan oleh Lama Zopa Rinpoche di Kachoe Dechen Ling, Januari 2005. Dicatat oleh Bhikshuni Thubten Labdron. Diedit ringan berdasarkan konsultasi dengan Dr. Gregory Hillis.
Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia oleh tim Potowa Center. Januari 2011.

Pengenalan Singkat Nagarjuna Bodhisattva

Standard

Pengenalan Singkat Nagarjuna Bodhisattva

Mantra Hati Nagarjuna Bodhisattva:
“Om. Biezha. Najia Zhuona. Putisaduo. Suoha”

Nagarjuna Bodhisattva berkepala satu , berlengan dua, dengan sepasang kaki, tubuh berwarna putih, Beliau memiliki 32 tanda keagungan utama dan 80 tanda sekunder seperti Buddha. Tubuh mengenakan jubah bhiksu tiga lapis, duduk bersila penuh di atas sebuah matras sadhana, kedua tangan membentuk Mudra Dharmacakra di depan dada. Di belakangnya terdapat 7 naga dengan warna berbeda, menjulurkan kepala di atas kepala Nagarjuna Bodhisattva.

Nagarjuna Bodhisattva, dalam bahasa Mandarin adalah “Longshu Pusa”, karena pernah memasuki istana naga, dan mencapai kesempurnaan berkat suku naga, dan terlahir di bawah pohon Arjuna, oleh karena itulah Beliau memperoleh nama Nagarjuna.

Nagarjuna Bodhisattva terlahir 700 tahun setelah Parinirvana Sang Buddha ( sekitar abad ke-3 ) di India Selatan, Nagarjuna Bodhisattva adalah siswa dari Asvaghosa Bodhisattva, dan siswa dari Arya Kapimala, asal-usul Beliau adalah Sumeghasvararaja Buddha.

Nagarjuna Bodhisattva bahkan disebut sebagai generasi Guru Sesepuh Buddhisme, Beliau memahami ajaran Hinayana, Mahayana, dan Vajrayana, memiliki pengetahuan luas, dan sempurna dalam teori dan praktik. Demi membabarkan Buddhadharma, Nagarjuna Bodhisattva menuangkan pemikiran Beliau dalam bentuk tulisan, mempersembahkan semua pemahaman spiritual dalam diri kepada semuanya, dan merampungkan banyak karya tulis yang luar biasa, oleh karena itulah Beliau disebut Penguasa Ribuan Sastra. Di antara sekian banyak karya tulis Beliau, yang paling merepresentasikan pandangan Beliau adalah : Madhyamikakarika, begitu sastra ini muncul, langsung menggemparkan dunia agama Buddha, pendekatan Beliau yang berbeda akan filosofi jalan tengah dapat dikatakan telah menunjuk pada kebenaran dibalik esensi dunia material dan bhavana, serta membuka lembaran baru dalam dunia filosofi agama Buddha.

Nagarjuna Bodhisattva pernah memasuki istana naga di dalam samudra, dan membaca pustaka suci Buddhis yang berjumlah 10 kali lebih banyak daripada dunia fana, di antaranya, paling tersohor adalah, membaca tiga kitab : “Sutra Pembebasan Avatamsaka yang Tak Terbayangkan”, dan mencapai pencerahan.

Berikutnya Nagarjuna Bodhisattva juga berkunjung ke India Selatan, membuka stupa besi yang semenjak Parinirvana Sang Buddha belum pernah dibuka oleh siapa pun, secara langsung berjumpa dengan Guru Sesepuh Tantra : Vajrasattva yang secerah mentari, dan memperoleh anugerah berupa Mahavairocana Sutra , Vajrasekkhara Sutra, Mandala Vajradhatu, dan Mandala Garbhadhatu, memulai nidana siar ajaran Tantra di dunia, oleh karena itulah Nagarjuna Bodhisattva disebut sebagai Guru Sesepuh Tantra. Selain itu, Beliau juga dijunjung tinggi sebagai Guru Sesepuh sekte Vinaya, Trisastra, Tanah Suci, Yogacara, Dhyana ( Chan / Zen ), Tiantai, dan Avatamsaka, merupakan Guru Sesepuh 8 Sekte Sutrayana dan Tantrayana.

🙏

Membinasakan Sepuluh Generasi

Standard

Master Chin Kung Bercerita

Membinasakan Sepuluh Generasi

Di dalam kalangan Buddhisme terdapat sebuah kisah perumpamaan yang amat terkenal, pada masa Dinasti Ming, ayahanda Fang Xiao-ru hendak mengebumikan ayahandanya (yakni kakek dari Fang Xiao-ru), ahli feng shui membantunya menilik sebuah liang kubur, letaknya amat bagus, maka dia memutuskan untuk mengebumikan ayahandanya di tempat tersebut.

Tiga hari sebelum dilakukan penggalian, dia bermimpi seorang kakek yang mengenakan pakaian merah, mimpi ini terjadi dalam tiga hari berturut-turut, agar dia menunda beberapa hari lagi baru mengadakan penggalian. Dia mengatakan bahwa generasi keturunannya yang berjumlah lebih dari 900 jiwa ada di bawah liang tersebut, maka itu meminta agar dilakukan penundaan penggalian beberapa hari ke depan, sehingga mereka bisa pindah ke tempat lain.

Tetapi ayahanda Fang Xiao-ru tidak menaruh hal ini di dalam hati, menuruti hari yang telah ditetapkan untuk mengadakan penggalian. Setelah dilakukan penggalian ternyata di bawah sana terdapat sebuah sarang ular, dan ada banyak ular kecil di dalamnya, ular-ular kecil ini akhirnya juga mati binasa.

Fang Xiao-ru adalah salah seekor ular yang bertumimbal lahir jadi manusia dan menjadi cucunya. Dalam bersekolah Fang Xiao-ru merupakan murid yang sangat pintar, namun sayangnya suatu kali dia membuat Kaisar Ming tersinggung, hukum yang berlaku pada masa itu adalah membinasakan 9 generasi keluarga, Fang Xiao-ru menantang Kaisar Ming : “Jangankan 9 generasi, bahkan 10 generasi binasa juga tak masalah”. Kaisar Ming menjadi amat emosi, akhirnya guru Fang Xiao-ru juga ikut dibunuh.

Fang Xiao-ru datang untuk membalas dendam, kebencian dibalas dengan kebencian. Anda membunuh sarang yang berisikan banyak ular, ular bertumimbal lahir jadi manusia, akhirnya dia melanggar hukum, dan membinasakan generasi keluargamu, sungguh mengerikan. Dendam ini jika tidak bisa diurai maka “setiap kelahiran akan menjalani penderitaan, tiada terputus”, saling membalas di dalam lingkaran tumimbal lahir.

Maka itu, manusia harus memiliki kebijaksanaan, para bijaksana jaman dahulu berkata : “Menerima kerugian adalah berkah”, harus mengurai permusuhan, “Permusuhan harus diurai jangan dijalin”, patut diketahui bahwa hutang nyawa dibayar nyawa, hutang uang dibayar uang, ini adalah kebenaran. Insan tercerahkan telah memahami bahwa setelah membayar hutang nyawa, jangan biarkan lagi orang lain datang melunasi hutang, maka selesailah sudah urusan hutang piutang. Setelah bersukacita membayar hutang uang, maka jangan ada lagi rasa benci; hutang orang lain padaku tak perlu ditagih lagi, hati menjadi bersih dan lapang.

Jika ada orang lain yang meminjam uang dari anda, dan tidak membayarnya atau menipu dirimu, atau menggunakan segala cara yang tidak halal untuk memaksa dirimu memberikan uang kepadanya, maka di kelahiran mendatang orang ini tetap harus membayar hutang ini. Tetapi insan yang tercerahkan takkan menghendaki hal ini lagi, jika bersikeras menghendaki orang itu datang untuk membayar hutang maka tidak bisa terlahir ke Alam Sukhavati.

Maka itu, hutang kita pada orang lain hendaknya dilunasi dengan jelas, sedangkan hutang orang lain pada kita anggaplah sudah lunas, hati kita bersih dan jernih. Jika tidak memahami aturan ini, selalu mengingat hal ini di hati, inilah yang disebut “saling membalas dendam, menjalani penderitaan pada setiap kelahiran, tiada terputus

Ringkasan “Sutra Tumimbal Lahir Di Enam Alam”

Standard

Ringkasan “Sutra Tumimbal Lahir Di Enam Alam”
作者: 海濤法師, Dibuat oleh Ven Master Hai Thau.

貪嗔癡三毒心不息,六道輪回無法停止。
Keserakahan, kebencian dan kebodohan tiga racun hati tidak istirahat/lenyap, akan berputar di enam alam dalam siklus tumimbal lahir yang tidak bisa berhenti.

1.養動物並殺來賣,當墮等活地獄,壽命百千歲,常受刀殺杖打,死而復生。不停受相同苦報。Memelihara binatang lalu dibunuh untuk dijual, akan terjatuh di neraka Ten Huo, usia disana ratusan ribu tahun, senantiasa menerima balasan pembunuhan dengan pisau dan dipukul dengan tongkat, sesudah mati kemudian hidup lagi, tidak pernah berhenti menerima balasan derita yang sama.

2. 妄語欺騙父母朋友,當墮黑線地獄,黑線鋸身如人間鋸木的苦報。
Berdusta dan menipu ayah ibu dan teman, akan terjatuh ke neraka Hei Chien, di neraka Hei Chien menggeraji tubuh bagaikan di dunia manusia menggeraji kayu punya balasan derita.

3. 放火燒山林而燒害眾生,當墮炎熱地獄,遍地火焰,苦叫聲不絕,兩眼看不見的苦報。Menyalakan api membakar gunung dan hutan yang menyebabkan mencelaka para makhluk, akan terjatuh ke neraka Yen Yen Je, yang seluruh tanahnya apai membakar, suara teriakan derita tidak putus, dua bola mata tidak melihat untuk menerima balasan derita.

4. 誹謗正法令人生熱惱,墮極炎熱地獄,不停的受大火燒逼的苦報。
Memfitnah Dharma Benar sehingga kehidupan manusia menjadi panas dan galau, kelak terjatuh neraka api yang sangat panas, (Ci Yen Je) tidak berhenti menerima api besar dan dahsyat yang membakar meneriama balasan derita.

5. 殺害無數各種動物,當墮眾合地獄,受種種嚴刑拷打,死而復生,不停受相同苦報。Membunuh dan melukai bermacam-macam jenis binatang yang tidak terhitung banyaknya, kelak terjatuh di neraka Cung He, menerima siksaan bermacam-macam hukuman pembunuhan dan pukulan, setelah mati hidup lagi, tidak berhenti menerima karma balasan derita yang sesuai perbuatannya.

6. 誹謗挑撥離間,當墮號叫地獄,猛火燒不停而常痛苦大叫。Memfitnah, menghasut menabur perselisihan, kelak terjatuh ke neraka menjerit (Hao Ciau), di bakar oleh Api membara sengit, tidak pernah berhenti dan senantiasa berteriak sakit derita.

7. 偷三寶和貧窮人財物,墮大號叫地獄,猛火更大,痛苦叫聲更大。Mencuri barang-barang Triratna (Buddha, Dharma dan Sangha) juga kepunyaan orang miskin, kelak terjatuh ke neraka Teriakan besar Ta Hao Ciao, terbakar oleh api sengit yang besar, senantiasa meresakan sakit dan berteriak keras.

8. 殺父母及有德賢人,定墮無間地獄,烈火兇猛,痛徹骨髓,長期受苦無暫停。Membunuh Ayah Ibu dan orang-orang yang memiliki kebajikan/pahala dan berbudi luhur, pasti terjatuh ke neraka Avici, terbakar oleh api yang sangat dasyat dan sengit, merasakan sakitnya sampai ketulang sumsum, selamanya menerima derita tiada pernah berhenti.

9. 結冤互相鬥爭殘殺,死墮銅爪地獄,鋒利銅爪刀杖,不停砍刺身體。
Menciptakan permusuhan, saling bertarung, melawan dan membunuh, setelah mati masuk ke neraka Thung Zhao (cakar tembaga), disiksa oleh tajamnya cakar, pisau dan tebu, tidak berhenti menusuk dan memotong tubuhnya.

10. 強暴婦女,死後墮鐵刺地獄,鐵刺表十六指,削肉而穿骨,被焰牙大鐵女,從頭吃到腳。Melakukan kekerasan/menyiksa terhadap kaum perempuan, setelah mati terjatuh ke neraka duri besi thie ci, duri besi sebesar 16 jari, daging dipotong hanya tinggal kenakan tulang saja, dikoyak oleh gigi yang menyala oleh wanita besi yang besar, dari kepala di makan sampai ke kaki.

11. 陰謀害人,墮劍葉林地獄,被鐵狗鵝鷲,追殺搶食。
Berkonspirasi mecelakakan orang, kelak terjatuh ke neraka hutan daun Ye Lim, dikejar, dibunuh, saling merampas dan dimakan oleh anjing besi,angsa buzzard.
12. 搶奪財物,墮地獄常吞熟鐵丸和銅針。
Merebut harta benda orang lain, setelah mati ke neraka yang senantiasa menelan pil besi panas dan jarum besi. (neraka thie wan, thung zhen)

13. 無緣無故害眾生,當墮鐵鷹地獄,長期被利爪搏擊。
Tanpa alasan menyiksa para makhluk, kelak terjatuh ke neraka burung elang besi (neraka thie ying), waktunya lama mengalami cakaran tajam, dipukul dan dikoyak.

14. 愛殺水生動物,常墮镕銅地獄,被火燒煮。
Senang membunuh makhluk-makhluk yang hidup di air, senantiasa terjatuh terjatuh ke neraka Rong Tung, dimasak dan bakar api.

15. 自贊毀他,掩飾排斥他人善行,墮鐵磨地獄。
Memuji diri sendiri, menghancurkan nama baik orang lain, selain itu juga merusak dan menjegal kebaikan orang lain, kelak terjatuh ke neraka Thie Mo (pengasahan besi).

16. 若有人說邪法,破壞橋梁,路上放利刀而強逼人行走,或是以指甲殺蚤虱,墮二羺頭山地獄,相擊死復生,不停受苦。 Bilamana ada orang yang membicarakan/membabarkan ‘dharma sesat’, merusak jembatan, dijalanan meletakkan pisau tajam dan memaksa dan menekan orang yang sedang berjalan, atau dengan kuku tangan membunuh kutu-kutu, kelak terjatuh ke neraka Ol NouThou San, saling memukul sampai mati kemudian hidup lagi, tidak berhenti menerima derita.

17. 出家而不守戒,墮煻煨地獄,肢體皆消爛。
Menjadi Sramana tetapi tidak melaksanakan sila, kelak terjatuh ke neraka mendidih dan membara,anggota tubuhnya sampai lenyap atau busuk.

18. 假威儀以邪法謀生,墮屍糞地獄,為蛆蟲(口匝)食。
Dengan kepalsuan wibawa/martabat gunakan dharma sesat (ilmu jahat) untuk mendapatkan nafkah, kelak terjatuh ke neraka mayat tinja, menjadi makanan belatung.

19. 看見五谷有蟲不檢出而研磨殺生,墮鐵碓地獄,常被舂搗。
Melihat di dalam lima jenis biji-bijian ada kutu, tidak diperiksa dan di ke laurkan tetapi digiling dan dibunuh, kelak terjatuh ke neraka besi palu thie dui, senantiasa di Pukul/di gebukin.

20. 不喜布施又盜眾人飲食,墮大(嬰)鬼,吃糞為生。
Tidak senang berdana, malah mencuri makanan orang banyak, kelak terjatuh menjadi setan besar, atau setan anak, memakan kotoran tinja untuk kelangsung hidupnya.

21. 吝嗇又阻礙別人布施,墮針口鬼,腹大常饑渴。 Sendiri pelit dan kikir tetapi merintangan orang lain berdana, kelak terjatuh ke alam setan kelaparan yang memiliki lobang mulut sebesar jarum, tetapi perutnya besar, senantiasa mengalami derita lapar dan haus.

22. 吝惜財物,舍不得用也不布施,墮匱乏鬼。
Kemelekatan terhadap harta benda , tidak ikhlas gunakan juga tidak mau berdana, kelak terjatuh di alam setan serba kekurangan/ papa miskin.

23. 貪別人施惠,自己少量布施就後悔,墮下劣鬼,吃痰為生。
Serakah orang punya dana, sendiri sedikit berdana kemudian merasa menyesal, kelak terjatuh ke alam setan rendah/hina, memakan kotoran dahak untuk kelangsungan hidupnya.

24. 喜歡聽別人過失,並加惡語再宣傳,墮焰口鬼。
Senang mendengarkan kesalahan maupun kekurangan orang lain, malah ditambah ucapan buruk dan disebarkan, kelak terjatuh ke alam setan yang bermulut api.

25. 喜歡鬥爭,無慈悲心,墮疲極鬼,吃蠕蟲為生。
Senang bertengkar, tiada hati yang memiliki cinta kasih dan belas kasih kelak terjatuh ke alam setan sangat lelah, memakan kutu, untuk kelangsungan hidupnya.

26. 恐嚇取財,即使也少量布施,墮極醜鬼中,見者害怕。
Menakut-nakuti untuk mendapatkan harta, juga hanya berdana sedikit, kelak terjatuh di ditengah-tengah alam setan berwajah sangat jelek, siapapun yang melihat jadi takut.

27. 好殺動物請客飲酒作樂,墮羅剎鬼。
Senang membunuh binatang untuk mengundang tamu minum arak yang menjadi kebahagiaannya, terjatuh ke alam setan raksasa.

28. 貪取別人供養的香花,死墮尋香鬼。
Serakah dan mengambil orang lain punya dana bunga wangi, setelah mati terjatuh ke alam setan pencari wewangian.

29. 別人有事請求幫忙,不高興又收人錢財,死作猛惡鬼。
Orang lain ada urusan memohon bantuannya, dengan hati tidak senang juga menerima orang harta dan uang, setelah mati menjadi setan yang sengit dan buruk.

30. 作媒人後又懷惡使離婚,死作步多鬼。
Menjadi pencari jodoh, kemudian berniat jahat membuat perceraian, setelah mati menjadi setan multi langkah.

31. 若人好飲酒,過量又顛酗,或勸人也酗酒,死作藥叉鬼。
Bilamana orang suka minuman keras/alcohol, melampaui batas juga mabok kacau, atau menganjurkan orang juga minum sampai mabok, setelah mati menjadi setan yacha.

32. 違背父母師長期望,死生藥水宮。
Melawan /bertolak belakang dengan harapan orang tua dan guru, setelah mati jadi setan penghuni di bagian air obat.

33. 勇猛兇暴和慳貪,常生餓鬼。
Pemberani, beringas suka dengan kekerasan dan kikir, senantiasa di lahirkan jadi setan kelaparan.

人、天、三惡道,唯自能救拔,六道輪回如夢境如演戲,受地獄苦盡,或生於天中,福享盡可能墮入畜生,後來得生人間,貧窮困苦。

Manusia, dewa, tiga alam celaka (alam neraka, alam setan kelaparan, dan alam binatang), hanya sendiri yang mampu menolong dan membebaskan, enam alam di tumimbal lahir bagaikan mimpi kondisi, bagaikan sandiwara, setelah habis menerima penderitaan di neraka, atau di lahirkan di alam dewa, setelah habis menikmati kesenangan hidup bisa saja terjatuh dan masuk ke alam binatang, setelah itu di lahirkan di alam manusia menerima derita miskin dan sulit.

34. 人多殺生則多病短命,被鬼附身和受牢獄之災。
Orang yang banyak membunuh sehingga berakibat tubuhnya banyak sakit dan usia kehidupannya pendek, juga tubuhnya dirasuki setan dan menerima bencana di penjara.

35. 若人勤求錢財而沒有布施心,死做守財鬼。
Bilamana orang yang rajin mencari uang dan harta, tetapi tidak ada hati mau berdana, setelah mati menjadi setan penjaga harta.

36. 若人偷財物,也能布施,死後墮鬼,隨得隨散失。
Bilamana orang mencuri harta benda, namun bisa berdana, setelah mati terjatuh di alam setan,akibatnya kondisi yang diinginkan bisa didapat juga bisa tercerai dan hilang.

37. 若人能布施,當獲財富,不破人侵損。
Orang yang bisa berdana akan peroleh kemakmuran, tidak menjadi orang penghancur, invasif dan perusak.

38. 若人廣布施,得上妙飲食,所欲皆如意。
Orang yang berdana banyak, peroleh minuman dan makanan mewah lezat, segala keinginan akan diperoleh sesuai harapan.

39.自贊毀他,掩飾排斥他人善行,墮鐵磨地獄。
Memuji diri sendiri, menghancurkan nama baik orang lain, selain itu juga merusak dan menjegal kebaikan orang lain, kelak terjatuh ke neraka Thie Mo (pengasahan besi).

40. 若人布施衣服,得長相端嚴。
Bilamana orang berdana pakaian, peroleh tubuh tinggi dan rupawan.
41. 若人造寺和布施,得住家莊嚴,五欲具足。
Bilamana orang membangun vihara dan berdana, peroleh rumah mewah yang indah, memiliki lima berkah keberuntungan berupa ketenaran, keuntungan, kemakmuran, kenikmatan, pelayanan.

42. 若人建橋捐車,感得最好交通工具。
Bilamana orang membangun jembatan, menyumbang kendaraan, peroleh kendaraan yang terbaik.

43. 若人在曠野,布施池井泉流,將來生處無幹渴熱惱。
Bilamana orang di gurun, dapat berdana danau, sumur sumber air yang mengalir, kelak tidak dilahirkan ditempat tandus, kering, haus, panas yang membuat galau.

44.若人布施經教和世俗善書,感博學大智。
Bilamana orang berdana sutra, buku ajaran, dan buku-buku kebajikan duniawi, kelak menjadi terpelajar peroleh maha kebijaksanaan.

45. 若人布施醫藥和無畏,得安樂離恐怖。
Bilamana orang berdana pengobatan, obat dan nasehat,kelak peroleh keselamatan, ketentraman tiada kekhawatiran/ketakutan.

46. 布施燈明,得眼常清凈。
Berdana pelita penerangan, kelak peroleh mata penglihatan senantiasa jernih terang.

47. 布施音樂,得音聲美妙。
Berdana music (termasuk nyanyian/pujian) kelak peroleh suara yang indah dan menakjubkan.

48. 布施臥具,得安穩快樂。
Berdana tempat tidur, kelak peroleh tidur tentram nyenyak, dan kegembiraan.

49. 布施僮仆,得隨從服侍。
Berdana kepada pegawai/pekerja, kelak peroleh pelayan yang sesuai dan setia.

50、布施乳牛,得健康長壽。
Berdana susu sapikelak peroleh kesehatan dan berusia panjang.

51.布施良田,得倉庫充滿。
Berdana sebuah ladang yang subur/ baik, kelak peroleh gudang yang penuh. (bahan makanan/kebutuhan lain)

52. 布施時,若心存想得到別人贊譽,或求現世富貴,或來世生天享樂,獲福極微少。Saat berdana bilamana menyimpan pikiran yang keinginanperoelh pujian dari orang lain, atau sekarang memohon kemakmuran dan kemuliaan, atau kehidupan yang akan datang terlahir di alam dewa menikmati kesenangan, perbuatan begini peroleh pahala rejeki yang sangat sedikit.

53. 若喜歡幫助別人,不惜自己身命,常懷悲湣心,聖果不難得。
Bilamana senang membantu orang lain, tidak menyayangi nyawanya sendiri, senantiasa hatinya penuh welas asih peduli, kelak peroleh buah kesucian tidaklah sulit.

54. 若能布施乞求者,今生歡喜,感得事事如意。
Bilamana dapat berdana kepada pengemis yang meminta, sekarang peroleh kegembiraan, merasa semua urusan sesuai niat kehendaknya.

55. 布施時不爽快,得果報也不順利。
Saat berdana hatinya tidak senang/ikhlas, kelak peroleh buah akibatnya juga tidaklah lancar.

56. 若人貪淫欲,出生為人時,定受女身報。
Bilamana orang mempunyai keserakahan terhadap seks dan bernafsu, kelak saat dilahir jadi manusia, dipastikan menerima balasan jadi bertubuh perempuan.

57. 若人厭女身,舍淫欲持凈戒,若信心堅固,轉身作男子。
Bilamana orang sudah lelah/jenuh dengan tubuhnya sebagai wanita, sehingga melepaskan nafsu seks, melaksanakan sila kesucian, bilamana keyakinan hatinya teguh, kelak tubuhnya berubah menjadi pria.

58. 若人修清凈行,則無諸損惱,具福德威神,天人常恭敬。
Bilamana orang membina dan mempraktikkan kesucian, kemudian tiada lagi segala kerisauan, dapat mengembangkan kebajikan/rejeki, pahala dan kewibawaan/bersemangat, para dewa senantiasa menghormati.

59. 若人不飲酒,安住於正念,常說真話,現獲安穩。
Bilamana orang tidak meminum alcohol/arak, bersikap tenang dan memfokuskan kepada pikiran yang benar/baik, senantiasa bicara benar, sekarang peroleh ketentraman.

60. 若勸人和合,感眷屬廣多,無別離苦惱。
Bilamana menganjurkan orang untuk menjadi damai dan rukun, merasakan keluarganya walau banyak, tidak akan terpencar/ putus hubungan juga terhindar dari derita dan kerisauan.

61. 常聽受師長教誨,得善巧智。
Senantiasa mendengarkan dan menerima didikan dari guru, peroleh kebijaksanaan yang mudah dan baik.

62. 若人形貌端正而傲慢,戲弄別人,得身體矮小駝背。
Bilamana orang yang memiliki tubuh/wajah yang rupawan tetapi sombong, mengolok ngolok orang lain, kelak memiliki tubuh pendek dan bongkok.

63. 若人度量小,喜歡騙人又假裝不知道,當獲聾啞報。
Bilamana orang hatinya sempit, senang menipu orang atau berlagak tidak tahu, kelak akan menerima balasan budek dan gagu.

64.若人曾布施,但常咨媚欺騙別人,受發脾氣和鬥爭,得作修羅王。
Bilamana orang pernah berdana, tetapi senantiasa memberikan nasehat atau masukan untuk menipu orang lain, akan menerima adat jelek atau pertengkaran, kelak akan jadi raja asura.

65. 喜歡修十善,不損害別人,諸天常護持,得生四天王天。
Senang membina “Sepuluh Kebajikan” (aktivitas tubuh: 1. Tidak membunuh; 2. Tidak Mencuri; Tidak Berzina; Aktivitas mulut: 4. Tidak Berdusta; 5. Tidak berbicara kasar/jorok; 6. Tidak menfitnah; 7.Tidak Bergosip/tidak bicara yang tidak bermanfaat; Aktivitas pikiran:8. Tidak serakah; 9. Tidak membenci; 10. Tidak bodoh), tidak merugikan dan mencelakakan orang lain, para dewa senantiasa melindungi dan memberkahi, kelak terlahir di alam Vatur Maharaja dewata.

66. 恭敬供養父母三寶,忍辱柔和常布施,得生忉利天。
Menghormati dan berdana kepada ayah ibum dan Hyang Triratna (Buddha, Dharma dan Sangha), memiliki ketabahan, kelembutan dan damai senantiasa berdana, kelak terlahir di surga Trayamtisa alam (alam Yi Huang Ta Ti).

67. 自己不和人生氣爭論,勸人和順相處,修十善,得生焰摩天。
Sendiri tidak rukun dengan orang lain suka marah dan bertengkar, tetapi menganjurkan orang supaya saling rukun, walau mempraktikkan Sepuluh Kebajikan, kelak di lahirkan di alam Yama (Alam Yen Lo Wang)

68. 喜歡聽正法,專修解脫慧,喜贊他功德,得生兜率天。
Senang mendengarkan Dharma yang benar, fokus membina pembebasan dan kebijaksanaan, senang memuji orang lain punya jasa dan pahala, kelak terlahir di salam surga Tusita.

69. 常喜作十善而且精進勇猛,得生變化天。
Senantiasa senang berbuat Sepuluh Kebajikan ditambah bersemangat dan gigih, kelak dilahirkan di alam surga Nimmãnarati

70. 具沙門清凈行,增長解脫因,得生他化天。
Memiliki pembinaan layaknya sramana yang suci, mengembangkan sebab pembebasan, kelak di lahirkan di surga Paranimmitavasavatti

作善生人天,造惡招極苦,罪福定無差,智者善思惟。
Pembuat kebajikan di lahirkan di alam manusia atau dewa, pembuat kejahatan mengundang derita besar. Karma buruk dan kebajikan pasti efektif tidaklah keliru, para bijaksana harus merenungkan dengan baik.

Legend of the Nine Emperor Gods

Standard

The Nine Emperor Gods (called “Jiu Wang Ye 九王爷” in Singapore and Malaysia) actually refer to the “Jiu Huang Da Di 九皇大帝” (The Nine Great Emperors) in the Taoist deities system (Taoist Patheon).

The birth of the Nine Emperors happened to be on the 9th of September in the Chinese Lunar Calendar, and this day was often celebrated as the festival of “Jiu Huang 九皇” by the Taoists in Singapore, Malaysia, Thailand, Hong Kong and Indonesia.

The Nine Emperor Gods are very often known as “Bei Dou Jiu Xing 北斗九星” (9 North Star Plough Gods), since they are Gods of the stars or planets. Their mother, “Dou Mu Yuan Jun 斗母元君” (Mother North Star), is also the Mother of Stars.***

The Nine Emperor Gods consist of the following:

1. “Gou Chen Tian Huang Da Di 勾陈天皇大帝” (Vega Star)

2. “Bei Ji Zhi Wei Da Di 北极紫微大帝” (Polaris Star)

3. The 7 Northern Constellation Stars (called “Bei Dou Qi Xing 北斗七星”):
a. “Tan Lang 贪狼”
b. “Ju Meng 巨门”
c. “Lu Chun 禄存”
d. “Wen Qu 文曲”
e. “Lian Zhen 廉贞”
f. “Wu Qu 武曲”
g. “Po Jun 破军”



7 Northern Constellation Stars

The origin of the Nine Emperor Gods can be traced back to the Taoist worship of the Northern constellation during Qin and Han Dynasty (北斗崇祀). Actually, the observation and worshipping of stars had already been present among the public before Taoism was founded during Han Dynasty.

As Taoism was developed during Han Dynasty, it began to absorb this practice of worshipping the stars and began to deitify them as Gods.

Source: Here (link opens in a new window)

稗史

九皇大帝的稗史

九皇大帝(在新加坡及马来西亚是九王爷),其实在道教系统内(道教学)是指九皇大帝。

九皇大帝的圣诞是在农历的九月初九日,而在新加坡及马来西亚的人是将当日为一个节日,即庆祝九皇大帝千秋圣诞节日。

九皇大帝是指 “北斗九星”,因为是此星座的神灵。 他们的母亲是斗母元君,是此星座的母亲。

九皇大帝有以下各神:
1. “勾陈天皇大帝” (Vega Star)
2. “北极紫微大帝” (Polaris Star)
3. The 7 Northern Constellation Stars (北斗七星):
a. “贪 狼”
b. “巨 门”
c. “禄 存”
d. “文 曲”
e. “廉 贞”
f. “武 曲”
g. “破 军”



7 Northern Constellation Stars

九皇大帝始於秦朝及汉朝,信奉道教的人民开始膜拜北斗宗祀。其实,他们曾经发现到在汉朝的之前的道教经有人膜拜此星星。

当道教在汉朝发展时,人民就开始信奉此神灵的习俗。

*** Legend of Goddess of the North Star “Dou Mu Yuan Jun 斗母元君”

Goddess Dou Mu is also known as the Goddess of the North Star. She occupies a similar position to that of Kuan Yin the Buddhist bodhisattva. Goddess Dou Mu is credited with the attainment of all the heavenly mysteries. Only she alone among the Taoist gods was permitted to pass between the region of the moon and the sun. Goddess Dou Mu is the mother of the Nine Emperor Gods.


Dou Mu Yuan Jun

Goddess Dou Mu is the keeper of the book of life and death, and those seeking good health and longevity often pray to her. Devotees of Goddess Dou Mu and the Nine Emperor Gods observe vegetarianism throughout the nine days of the Nine Emperor Gods Festival from the first day to the ninth day of the nine month of the Chinese Lunar Calendar.

Source: HERE