Makna 10 bahan persembahan pada pertobatan Kaisar Liang

Standard

Makna 10 bahan persembahan pada pertobatan Kaisar Liang, yaitu:

*Bahan persembahan Bab I : Dupa*

Artinya: bersarana pada Triratna (Catur-ratna dalam tradisi Tantra), menghentikan keragu-raguan, dan bertobat atas karma buruk. Keyakinan teguh yang tidak bisa dirusak oleh mara-mara dan kesesatan; dapat menyingkirkan penderitaan dari ribuan bahkan berpuluh-puluh ribu kalpa.

*Bahan persembahan Bab II : Bunga*
Artinya: membangkitkan Bodhicitta atau berikrar. Membangkitkan Bodhicitta adalah hati Buddha atau tempat suci; dengan menjalankan ikrar, tugas pun dapat diemban. Jangan menyia-nyiakan waktu, menyesal di kemudian hari tiada gunanya.

*Bahan persembahan Bab III : Pelita*
Artinya: menampakkan buah karma. Bila seseorang melakukan karma buruk, ia akan terjatuh ke tiga alam samsara dan dihukum di sana. Bila ia terlahir menjadi manusia, hidupnya akan menderita. Demikian juga dengan enam alam surga, bila berkah mereka telah habis, mereka juga akan jatuh ke neraka. Setiap makhluk akan menerima akibat dari perbuatannya sendiri, kita hanya bisa berharap Buddha menyinari kita.

*Bahan persembahan Bab IV: Air bersih, amerta, cairan surgawi*
Artinya: jodoh dan buah karma akan memperlihatkan beragam penderitaan di neraka. Dengan bersembah sujud pada Buddha, Bodhisattva, dan para dewa, kita dapat terbebas dari hukuman neraka.

*Bahan persembahan Bab V : Buah-buahan*
Artinya: bebas dari permusuhan. Empat bentuk kelahiran dan enam alam kehidupan terus-menerus bertumimbal lahir, mereka semua menjadi orang tua, guru, kerabat, dan musuh kita dari tiga kehidupan; semua itu tercipta dari perasaan cinta, benci, dendam, dan kemarahan. Itu sebabnya kita berharap semoga Buddha mengasihani kita dan memberikan kita buah karma yang baik.

*Bahan persembahan Bab VI : Obat-obatan, teh*
Artinya: bebas dari sisa permusuhan. Karma dari enam alam kehidupan (dewa, manusia, asura, neraka, setan kelaparan, dan binatang), empat bentuk kelahiran (ovipar, bangsa unggas; vivipar, bangsa mamalia; kelembaban atau kelahiran di air, ulat dan bangsa ikan; dan metamorfosis, dari kepompong hingga ngengat) adalah disebabkan oleh enam indera (mata, hidung, mulut, telinga, lidah, dan tubuh). Kita berharap semoga Buddha Tathagata membebaskan kita dari penderitaan samsara.

*Bahan persembahan Bab VII : Makanan yang enak*
Artinya: merayakan atas karma baik kita sendiri di mana selagi kita masih hidup, kita dapat melakukan pertobatan dan meredam kebencian. Dengan bersarana pada Triratna, kita akan memiliki hati maitri, karuna, samata, kebijaksanaan mulia, ksunyataan, dan keyakinan. Bagi donatur pertobatan, semoga seluruh penguasa langit, dewa, makhluk suci, dewa dan naga, serta makhluk dari enam alam kehidupan di sepuluh penjuru alam semesta memperoleh sumpah agung. Bersembah sujud kepada Buddha demi para makhluk suci, bersembah sujud kepada Buddha demi Raja Brahma.

*Bahan persembahan Bab VIII : Perhiasan dan barang-barang berharga*
Artinya: bersembah sujud kepada Buddha demi semua dewa kebajikan di alam asura, raja naga, raja Mara, raja-raja di alam manusia, para bangsawan, orang tua, orang tua pada kehidupan lampau, guru-guru, sepuluh penjuru bhiksu dan bhiksuni, serta sepuluh penjuru bhiksu dan bhiksuni pada kehidupan lampau.

*Bahan persembahan Bab IX : Kitab Suci*
Artinya: bersembah sujud kepada Buddha demi neraka Avici, neraka-neraka sungai kelabu dan bola besi, neraka senjata dan kapak tembaga, neraka-neraka kota api dan gunung pedang, alam setan kelaparan, dan alam hewan. Bersumpah demi makhluk enam alam kehidupan agar merenungkan ketidakkekalan (anicca), bersembah sujud kepada Buddha dengan gigih dan memberikan penyaluran jasa.

*Bahan persembahan Bab X: Jubah kasaya, kain sulam, pakaian*
Artinya: penyaluran jasa dari bodhisattva (semua akar kebajikan yang telah saya perbuat disalurkan untuk kebaikan seluruh insan). Bertekad melalui indera mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, pikiran, dan mulut. Layaknya para mahabodhisattva.

One response »

  1. Apa yang dimaksud kaisar Liang Wu Ti, pada jaman Tatmo datang ke kerajaannya diselatan Tiongkok ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.